
PRIORITASKAN TUHAN!
Hagai 1:6-14
Hagai 1:6-7. “Kamu menabur banyak, tetapi membawa pulang hasil sedikit; kamu makan, tetapi tidak sampai kenyang; kamu minum, tetapi tidak sampai puas; kamu berpakaian, tetapi badanmu tidak sampai panas; dan orang yang bekerja untuk upah, ia bekerja untuk upah yang ditaruh dalam pundi-pundi yang berlobang! Beginilah firman TUHAN semesta alam: Perhatikanlah keadaanmu!”
Tidak ada alasan bagi kita untuk meragukan kebaikan Allah, dan tentu saja tidak ada alasan bagi kita untuk mempertanyakan kuasa-Nya. Ia sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kita dengan berlimpah, sehingga semakin menumbuhkan banyak kebaikan rohaniah dan lahiriah. Ia sanggup membuat kita berkecukupan di dalam segala sesuatu, membuat kita puas dengan apa yang kita miliki, mengganti kembali apa yang kita berikan, dan memampukan kita untuk memberi lebih lagi. Allah kita adalah Allah yang berdaulat. Dia berhak memberi dan menahan berkat. Jika kita mengesampingkan Dia dan gagal memberikan prioritas yang menjadi milik-Nya, berarti kita telah meninggalkan suatu sumber yang sangat vital bagi kehidupan dan keberhasilan kita.
Sangat patut kita perhatikan, bahwa kita tidak saja harus melakukan apa yang dikehendaki, tetapi juga melakukannya sebagaimana diperintahkan. Dalam bacaan di atas, umat Allah telah kehilangan berkat-Nya karena mereka mementingkan diri sendiri; mereka kurang memperhatikan sasaran-sasaran dan maksud-maksud-Nya. Dibutuhkan ketetapan hati untuk memilih dan menempatkan prioritas dalam kehidupan kita. Kita juga dapat mengalami menurunnya berkat dan pertolongan Allah dalam hidup kita jikalau kita kurang memperhatikan kehendak-Nya. Tuhan tidak melihat besar kecilnya persembahan, melainkan motivasi dan ketulusan hati kita dalam memberi. Jangan pernah hitung-hitungan dengan Tuhan, apalagi menahan berkat yang seharusnya kita salurkan. Prioritas itu sudah ada, yaitu Allah, Sang Sumber berkat.
Tetapkanlah hati untuk setia memprioritaskan Allah dalam segala keberadaan kita.
Doa: “Tuhan ajarkan kami memahami apa yang utama dalam kehidupan kami. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 1:19-28; I Korintus 15:35-44a; Yesaya 10:4-34; I Samuel 7:2-9:27.
GBI Pasir Koja 39 Bandung