Amsal 4:14-27
Amsal 4:14. “Janganlah menempuh jalan orang fasik, dan janganlah mengikuti jalan orang jahat.”
Punyakah Anda akun media sosial seperti twitter, Instagram, atau facebook? Kalau Anda memilikinya, maka Anda tentu tidak asing dengan istilah following atau mengikuti. Akun media mereka yang Anda follow/ikuti tentu akan muncul di halaman akun media sosial Anda. Ada beragam postingan mereka yang Anda dapat lihat, mulai dari status biasa, curhat, analisa politik, dan foto-foto, baik itu foto selfie, obyek makanan, tempat liburan dan lain sebagainya.
Nah, pernahkah Anda menyadari, bahwa siapa saja yang Anda follow atau ikuti, sesungguhnya Anda sedang memberikan kepada mereka kesempatan untuk mempengaruhi hidup Anda. Begitu juga sebaliknya, siapa saja yang memfollow Anda, maka setiap postingan Anda sedikit banyak pun akan dapat membawa pengaruh bagi kehidupan mereka.
Contohnya, beberapa saat lalu, saya membuka akun twitter saya dan menemukan sebuah twit yang menuliskan, “Hati-hati dengan sikap merasa lebih rohani, lebih bertaqwa dan lebih beriman dari orang lain, sehingga sibuk menggurui orang lain dan lupa bercermin diri.” Saya tertempelak dengan twit tersebut dan minta ampun kepada Tuhan akan kesombongan rohani yang tanpa sadar mungkin telah menginfeksi saya. Dalam kesempatan lain, di tengah malam saya membuka akun Instagram dan melihat seseorang memposting foto makanan yang enak sekali. Mendadak saya pun lapar dibuatnya…hehehe.
Lewat kejadian-kejadian di atas, Roh Kudus mengingatkan saya untuk berhati-hati dalam memutuskan siapa yang saya follow, karena jika saya memfollow orang yang salah, maka sesungguhnya saya sedang membuka diri saya untuk dipengaruhi akan hal-hal yang salah. Selain itu, kita juga harus hati-hati dengan apa saja yang kita posting di akun media sosial kita, karena tanpa kita sadari, nilai-nilai yang kita masukkan itu sedikit banyak akan mempengaruhi siapa saja yang mengikuti kita. Biarlah kiranya hanya nilai-nilai kebenaran firman Tuhan yang kita taruh di semua postingan media sosial kita.
Doa: “Ya Allah, kami mau menjauhkan diri kami dari kejahatan dan berhati-hati akan siapa yang kami ikuti, dan biarlah kiranya kebenaran firman Tuhan saja yang senantiasa kami taati. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
