Renungan Harian, 03 September 2019

PEMURIDAN YANG MENGUBAHKAN

Yohanes 8:30-36

Yohanes 8:31-32. “Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

Seorang guru akan merasa bangga jika muridnya berhasil dan sukses di kemudian hari. Yesus pun demikian. Bagi Yesus, ukuran kesuksesan seorang murid terletak pada ketekunannya memelihara ajaran Yesus. Tetapi juga adanya bukti nyata, bahwa firman-Nya telah mengubah hidup.

Menjadi murid Yesus berarti mengikut Dia, tinggal di dalam firman-Nya, dan mengalami kebenaran yang memerdekakan. Firman Yesus membuat seseorang menyadari dosa dan memiliki kekuatan untuk hidup merdeka, serta tidak lagi menjadi budak dosa. Hanya percaya kepada Yesus lah yang bisa menghasilkan kemerdekaan dari perbudakan dosa. Itu dimungkinkan karena Yesus telah mati bagi kita guna menjawab segala masalah yang ditimbulkan oleh dosa.

Maka, orang Kristen yang telah menerima anugerah keselamatan patut hidup di dalam kemerdekaan dari dosa. Dan selanjutnya, jadi teladan bagi orang lain agar mereka pun melihat arti merdeka dari dosa. Hanya dengan hidup setia dan tekun mempraktekkan firman Kristus, maka orang Kristen dapat sungguh-sungguh mengalami kemerdekaan atas dosa. Kemerdekaan yang dimaksud menyangkut kemerdekaan jiwa, kebebasan dari belenggu dosa yang mengikat. Dan, hanya mereka yang sudah merdeka dan beriman kepada Anak Allah, Tuhan Yesus Kristus, yang sungguh-sungguh memperoleh kemerdekaan sejati dan mengalami perubahan hidup.

Ayat Bacaan Setahun: Yohanes 14:21-26, Filipi 1:1-11, Yeremia 8:4-17, 1 Tawarikh 3-4

Doa: “Tuhan Yesus, ajarkan aku untuk melakukan segala hal yang sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …