DALIH
Keluaran 4:1-12
Keluaran 4:12, “Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan.”
“Ha ha ha ha, hanya dengan sebuah tongkat aku bisa memimpin sebuah bangsa? Wah, bunuh diri ini namanya. Atau jangan-jangan Allah mau mempermalukan aku di hadapan bangsa Israel!”
Saya sedang menganalogikan pikiran Musa saat ia tahu, bahwa Tuhan menyuruhnya memakai tongkat di tangannya untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir.
Tuhan mengetahui keraguan Musa dan memerintahkan beberapa hal untuk dilakukan Musa dengan tongkatnya, dan lahirnya mujizat demi mujizat saat itu. Tetapi Musa masih belum yakin, bahkan datang dengan dalih baru, yaitu kelemahannya dalam hal berkomunikasi.
Tuhan tidak pernah salah ketika memberikan sebuah perintah atau panggilan bagi kita. Jangan pernah melihat kelemahan kita, tetapi mari kita melihat apa yang Tuhan sudah dan akan kerjakan dalam kehidupan kita.
Jangan banyak berdalih seperti Musa. Ia tahu komunikasi adalah bagian terpenting dalam kehidupan, Musa memiliki pengalaman sebagai seorang pembunuh, Musa pernah ditentang oleh bangsanya sendiri, Musa hidup dalam ketakutan sebagai seorang pembunuh, tetapi Tuhan berkenan kepadanya. Dari kehidupan Musa, kita dapat belajar, bahwa ketika Tuhan berkenan atas kehidupan kita, itu berarti Dia tidak memperhitungkan masa lalu, bahkan dosa sekalipun.
Sama seperti Allah janji akan menyertai Musa dan mengajarnya akan apa yang harus ia katakan, maka Ia juga akan akan memberi kecakapan berkomunikasi agar kita dapat menjadi saksi Kristus yang baik dan efektif.
Doa: “Tuhan Yesus, ampuni kami yang kerap berdalih saat kami mendapat tugas dari Engkau. Jamah dan mampukan kami, ya Roh Kudus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung