Renungan Harian 03 November 2021

PUJILAH TUHAN ATAS KASIH SETIA-NYA

Mazmur 103:1-22

Mazmur 103:1. Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!

Zaman sekarang sulit menjumpai orang yang tulus hati di dalam memuji. Kebayakan pujian hanya berupa lip service untuk menyenangkan orang bahkan Tuhan. Hanya orang yang pernah mengalami kasih karunia dan kasih setia Tuhan yang mampu memuji Tuhan sepenuh hati. Hal itu yang diungkapkan oleh pemazmur (ayat 1). Pemazmur memuji Tuhan karena dua hal utama, yaitu karena pengampunan-Nya atas orang-orang yang sudah diampuni (ayat 5).

Pengampunan Tuhan luar biasa. Tuhan yang adil seharusnya menghukum setiap dosa setimpal (ayat 6). Namun, Tuhan sangat mengasihi manusia. Ia sadar tidak ada seorang pun dalam kefanaannya (ayat 14) yang mampu bertahan terhadap hukuman dosa. Oleh karena itu, Tuhan melakukan tindakan yang radikal, Ia mengampuni dosa. Pemazmur menggambarkan pengampunan Tuhan dengan dua ilustrasi yang indah. Kasih setia Allah itu setinggi langit dari bumi (ayat 11) dan pengampunan-Nya itu sejauh timur dari barat (ayat 12). Keduanya adalah jarak-jarak terjauh yang bisa dibayangkan manusia. Pemazmur menggambarkan rangkulan kasih Allah bagaikan pelukan bapa kepada anak-anaknya (ayat 13).

Kebaikan Tuhan luar biasa. Kepada manusia yang fana, bagaikan bunga rumput yang hanya mekar sekejap kemudian layu, Tuhan menyatakan kasih karunia yang kekal (ayat 17-18). Oleh sebab itu, kefanaan manusia tidak menyebabkan dirinya tidak berarti. Justru hari-hari singkat manusia yang percaya kepada-Nya menjadi penuh dengan semangat kemudaan yang hidup dalam berkarya bagi Dia.

Di dalam Kristus, kita telah menerima pengampunan tuntas dan oleh Roh-Nya kita menikmati hidup yang bermakna. Oleh sebab itu, jangan sia-siakan anugerah yang begitu besar, sebaliknya bersama dengan segenap mahkluk ciptaan-Nya kita menggemakan pujian hanya bagi Dia (ayat 20-22).

Doa: “Tuhan Yesus, bantulah kami agar kami dapat memuji Engkau seperti yang Engkau mau, dan biarlah sampai akhir hidup kami tetap memuji Engkau. Amin.”

 Bacaan Setahun: 2 Petrus 1:16-21; 2 Timotius 2:8-13; Yehezkiel 1; Hosea 3-4.

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini  

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …