Renungan Harian (03 Juni 2017)

TEKAD DAN KETETAPAN HATI

Yosua 24:14-15

Yosua 24:15b. “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!”

Sebagai seorang pemimpin, Yosua menyerukan kepada umat Israel supaya mereka senantiasa memiliki hati takut akan Allah dan selalu beribadah kepada-Nya dengan tulus dan setia. Hal ini diserukan Yosua untuk menghindarkan bangsa Israel dari murka Allah seperti yang pernah terjadi terhadap bangsa Israel saat keluar dari tanah Mesir. Mereka semuanya mati di padang gurun akibat sikap hati mereka yang selalu memberontak kepada Allah, serta ketidaksetiaan mereka dalam beribadah. Ketika itu, hati bangsa Israel selalu cenderung untuk menyembah allah lain yaitu allah yang disembah oleh bangsa-bangsa yang ada di sekitar mereka.

Yosua tidak hanya berseru kepada bangsa Israel tapi dia juga membuat sebuah ketetapan bagi seluruh keluarganya, bahwa ‘ia dan seisi rumahnya akan beribadah kepada Tuhan’. Dengan kata lain, bahwa apa pun yang terjadi, bahkan sekalipun seluruh bangsa Israel meninggalkan Tuhan, maka Yosua dan seisi rumahnya akan tetap setia mengikut Tuhan. Sungguh keputusan yang luar biasa dan patut dicontoh oleh setiap orang percaya di jaman sekarang ini.

Di tengah dunia yang penuh dengan godaan, yang bisa membuat iman seseorang gugur, maka tekad serta ketetapan hati yang kuat menjadi unsur yang sangat penting yang harus dimiliki oleh setiap orang percaya di dalam mempertahankan kesetiaannya kepada Yesus. Seberat apa pun masalah yang dihadapi atau sehebat apa pun berkat yang didapat, janganlah hendaknya itu menjauhkan kita dari Tuhan. Tanpa memiliki tekad dan ketetapan hati yang kuat, maka sebuah rumah tangga atau keluarga akan mudah  menyerah oleh keadaan dunia. Oleh sebab itu, mari ikuti teladan Yosua supaya setiap kita baik suami maupun istri memiliki tekad yang kuat serta berketetapan hati, bahwa apapun yang terjadi dalam hidup ini, ‘aku dan seisi rumahku akan tetap beribadah kepada Tuhan’.

Doa: “Aku percaya, bahwa Engkau Allah yang senantiasa hadir dan menyertai perjalanan kehidupanku dan seisi rumah tanggaku. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …