KONDISI JIWA
Mazmur 1
Mazmur 119: 97, “Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.”
Bagaimana kondisi jiwa Anda hari ini? Apakah Anda akan tertawa, bersemangat dan berbahagia, atau muram, sedih, dan putus asa? Semua tergantung dari hal apa yang Anda renungkan setiap hari. Pemazmur merasakan bahagia dan sukses karena merenungkan firman Tuhan siang dan malam.
Ada sebuah kisah di suatu sekolah Alkitab, bertanyalah seorang siswa kepada seorang dosen yang terkenal sangat tekun berdoa dan membaca Alkitab, dan sangat menonjol dalam hikmatnya. “Bagaimanakah merenungkan itu Pak…?”
Jawab dosen itu, “Siapa saja yang menanyakan hal yang sama, nanti sore bisa berkumpul dan ikut saya!” Sore itu hampir seluruh bergabung mengikuti sang dosen. Ternyata para siswa diajak ke museum seni yang terdapat di kota itu. Di sana, sang dosen meminta para siswa untuk mengamati apa saja yang dilakukan pengunjung di museum seni itu.
Segera saja para siswa menjawabnya, “Ada pengunjung yang sekedar melihat-lihat sepintas. Ada juga yang melihat dan mengagumi keindahan karya-karya yang dipajang. Namun, ada beberapa orang yang duduk-duduk di depan suatu karya-karya seni, selama puluhan menit, mengamatinya dan membuat catatan kecil. Nampak mereka sangat serius memperhatikan berbagai karya seni yang ada.”
“Siapakah di antara tiga kelompok tersebut, yang merenungkan tentang karya-karya seni itu? Itulah arti sederhana tentang merenungkan,” ujar sang dosen.
Apa yang Anda amati, perhatikan, pikirkan, dan kemudian Anda ijinkan mempengaruhi perasaan Anda, itulah arti merenungkan. Biarlah kita menempatkan firman Tuhan sebagai inti perenungan kita.
Doa: “Roh Kudus tolong aku untuk setia merenungkan firman-Mu, agar hidupku dipenuhi firman-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung