
PERJUANGAN DALAM MENGHADAPI KEGAGALAN
Lukas 5:1-11; Yohanes 21:1-11
Roma 5:3-4. Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
Pernahkah Anda mengalami kegagalan? Sepanjang hidup manusia dapat dipastikan pernah mengalami kegagalan apakah itu kegagalan dalam studi, ekonomi, pekerjaan, percintaan, bahkan dalam pelayanan. Pengalaman kegagalan pada masa lalu sering kali berpotensi menghalangi pertumbuhan rohani kita. Kita sering rendah diri dan merasa hidup kita tidak berarti karena pernah ditolak atau diremehkan orang yang kita hormati. Atau karena pernah gagal dalam penampilan pertama kita. Sejak itu, kita mengubur impian kita dan hidup jauh di bawah potensi kita yang sesungguhnya.
Tuhan tidak ingin kita tinggal dalam kegagalan dan mengubur potensi kita. Ia ingin menarik kita keluar dari bayang-bayang kegagalan dan membawa kita pada jalan kesuksesan! Ingat kisah Petrus, dua kali menjala ikan semalam-malaman, yaitu pada awal dan akhir pelayanan Yesus, namun gagal total (Luk. 5:1-11; Yoh. 21:1-11). Ia tidak mendapat ikan seekor pun. Ia merasa sangat sedih dan kecewa. Mungkin ia sempat berpikir, bahwa nasibnya tidak akan pernah berubah selamanya. Sekali gagal tetap gagal. Namun, ketika ia taat pada perintah Yesus untuk menebar jala, ia menangkap ikan dalam jumlah terbesar sepanjang kariernya sebagai nelayan.
Pernahkah Anda mengalami penolakan atau kegagalan yang menyakitkan? Jangan putus asa! Itu adalah bagian dari pengalaman pertumbuhan kita. Tidak ada anak yang tidak pernah jatuh saat belajar berjalan. Kita harus melupakan hal yang telah berlalu dan mengarahkan diri pada hal yang ada di depan kita. Tuhan tidak ingin membiarkan kita tetap terpuruk. Dia akan menolong kita untuk bangkit dan melangkah maju menuju jalan kesuksesan.
Doa: “Tuhan, beri kekuatan kepada kami ketika kami menghadapi kegagalan, sehingga kami terus berjuang untuk mencapai tujuan yang Engkau kehendaki. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 8:21-29; II Korintus 13; Yesaya 44:21-45:19; I Raja-raja 3:1-4:19.
GBI Pasir Koja 39 Bandung