
PEMURIDAN
Titus 2:1-10
1 Raja-Raja 19:19. “Setelah Elia pergi dari sana, ia bertemu dengan Elisa bin Safat yang sedang membajak dengan dua belas pasang lembu, sedang ia sendiri mengemudikan yang kedua belas. Ketika Elia lalu dari dekatnya, ia melemparkan jubahnya kepadanya.”
Ketika pelayanan nabi Elia akan segera berakhir, Allah mengarahkan dia untuk melemparkan jubahnya kepada Elisa, yang artinya panggilan yang Allah serukan atas hidup Elia akan segera diambil alih oleh penerusnya, Elisa. Ini bisa dilambangkan dengan Elia melepaskan jubahnya dan memberikannya kepada orang lain secara simbolik. Elisa sebenarnya tidak harus menerima panggilan untuk menjadi nabi bagi bangsa Israel. Dia bisa saja menjawab, “Maaf, aku menyerah. Ini terlalu berat bagiku.” Namun Elisa tidak melakukan itu; dia menerima panggilan-Nya.
Elia melakukan apa yang harus dilakukan oleh setiap orang Kristen dewasa. Baik itu Anda seorang pendeta, misionaris atau orang percaya biasa, Anda dipanggil untuk memuridkan orang lain. Jika Anda telah mengenal Allah untuk sekian lama, Anda harus menjadi mentor bagi orang lain. Perempuan yang lebih tua harus membimbing perempuan yang lebih muda. Laki-laki yang lebih tua harus membimbing laki-laki yang lebih muda.
Singkatnya, ini adalah bagian dari Amanat Agung. Isi Amanat Agung bukan HANYA untuk memberitakan Injil. Isi Amanat Agung ialah untuk pergi dan “jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu” (Matius 28:19-20).
Tujuannya ialah untuk memberitahu orang-orang tentang Yesus. Jadi, cobalah untuk membimbing mereka kepada Allah. Lalu kemudian doakan dan bimbing mereka untuk secara rohani dapat berdiri di kaki mereka sendiri.
Pada zaman ini, penginjilan telah terpisah dari pemuridan. Namun, Anda membutuhkan orang-orang Kristen muda, yang belum matang, sebab mereka pun butuh Anda untuk dimuridkan.
Ayat Bacaan Setahun: Yohanes 14:15-20, Efesus 6:10-24, Yeremia 7:16-8:3, 1 Tawarikh 2
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau setia dimuridkan, sampai aku siap memuridkan. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung