PENYEMBAH BENAR
Yohanes 4:21-24
Yohanes 4:24. “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”
Charles Stanley pernah berkata, bahwa kebanyakan orang Kristen belum benar-benar menyembah Tuhan. Kita pergi ke gereja, bernyanyi lagu pujian, mendengarkan khotbah, tetapi sejatinya kita sedang tidak menyembah Tuhan. Aktifitas ibadah jika tidak dilakukan dengan sepenuh hati, jiwa dan roh yang tertuju untuk menyembah Allah, maka Anda dan saya belum benar-benar menyembah Tuhan.
Seorang anak berusia 6 tahun meminta hadiah ulang tahun kepada ayahnya. Ketika ayahnya bertanya hadiah apa yang ia inginkan, sang anak menjawab bola. Yang menarik adalah ketika sang ayah bertanya bola apa yang ia inginkan, anak tersebut berkata, “Jika Ayah tidak sibuk tahun ini, belikan saya bola football (rugby), yang dapat kita mainkan berdua di halaman. Tetapi jika Ayah akan sibuk sekali sehingga tidak memiliki waktu untuk bermain denganku, belikan saya bola sepakbola agar saya dapat bermain bersama teman-teman saya saja.” Ayah ini kemudian menyadari, bahwa yang anaknya inginkan bukanlah hadiahnya tetapi kehadiran sang pemberi hadiah.
Penyembah yang benar tidak akan keluar dari ruang ibadah dengan kritik dan ungkapan tidak puas akan musik dan lagu yang dinyanyikan tim musik pujian atau khotbah kurang menarik dari pengkhotbah yang baru ia dengar. Namun, ia akan keluar dengan pertanyaan, apakah Allah suka dengan pujian dan penyembahan yang baru saya naikkan bagi-Nya? Bagaimana saya dapat mengaplikasikan firman Tuhan yang baru saya dengar, agar nama Tuhan dipermuliakan dalam hidup saya?
Selamat menyembah!
Doa: “Ya Allah, ampuni kami yang belum sungguh-sungguh menyembah-Mu. Kami mau memperbaharui cara kami beribadah, bukan lagi berpusat kepada kepentingan kami, tetapi berpusat kepada kepentingan-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung