Renungan Harian (02 Nopember 2017)

POTONGAN PUZZLE YANG HILANG

Ibrani 13:15

Ibrani 13:15. “Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.”

Menyelesaikan puzzle merupakan hobi saya ketika saya masih kecil. Saya ingat ketika masih kecil, merupakan suatu kepuasan sendiri untuk dapat menyelesaikan suatu gambaran utuh yang indah dari kepingan-kepingan puzzle mini. Suatu hari, karena kurang teliti, saya kehilangan 1 potongan puzzle. Gambaran besar yang seharusnya indah ketika diselesaikan, menjadi kurang sempurna.

Kejadian ini seringkali mengingatkan saya tentang penyembahan kepada Allah. Sebagian besar waktu kita habiskan untuk “menyembah” Allah dengan bernyanyi, mata kita tertutup, tangan bertepuk, dan segala bentuk lahiriah dari penyembahan. Namun seringkali kita kehilangan 1 potongan puzzle dari penyembahan. Seringkali ketika kita menyembah, kita lupa MENGAPA kita menyembah. Bahkan seringkali juga, kita lupa mengapa kita bisa menyembah Dia. Kita bisa menyembah karena pengorbanan Kristus di kayu salib, yang memulihkan hubungan kita manusia dengan Allah Bapa.

Kita tidak akan dapat berbicara tentang betapa enaknya makanan di sebuah restoran jika Anda tidak pernah makan di sana. Hal yang sama berlaku dalam penyembahan kepada Allah. Untuk bisa sepenuhnya menyembah Allah, kita harus mengenal Allah.

Allah hanya menginginkan hubungan dengan kita. Ia mengasihi Anda dan mengenal Anda lebih dalam dan lebih nyata. Hubungan ini memampukan kita untuk menyembah Allah dan menikmati-Nya lebih dalam lagi.

Doa: “Bapa, biarlah pengenalan kami akan Engkau semakin hari semakin bertambah dalam. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …