Lukas 10:25-37
Lukas 10:36. “Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?”
Di tengah sebuah halaman luas yang dipenuhi pepohonan, saya berjalan bersama seorang pekerja sosial, menuju ke sebuah tenda darurat yang nampak di kejauhan. Kami menyapa orang yang berada di dalam tenda, “Dobre rano.” Artinya, “Selamat pagi.” Ia pun menyambut kedatangan kami. Teman saya pun bercakap-cakap dalam bahasa Ceko sementara saya hanya bisa mencoba mencerna setiap kata tanpa tahu artinya secara menyeluruh.
Saat itu udara cukup dingin, sekitar 8 derajat celcius. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana bila musim salju tiba dan mereka berada di luar dalam kedinginan. Salah seorang bapak tua yang dilayani oleh organisasi sosial, dimana saya praktek pelayanan, harus diamputasi sebagian kakinya karena beku, saat berada di tenda ketika musim salju.
Seorang teman di Praha, mengajak saya untuk ikut bergabung dengan organisasi sosial Katolik yang bernama Caritas, untuk menolong para gelandangan yang ada di jalan-jalan selama musim dingin, agar mereka datang ke tempat penampungan, sehingga terhindar dari cuaca dingin yang ekstrem. Mereka diberi pakaian, selimut dan makanan dengan gratis.
Di sini saya merenungkan dengan sungguh-sungguh arti sebuah kekristenan dalam hidup saya. Melayani Tuhan tidak cukup hanya di dalam gedung gereja, tetapi harus juga di luar gedung gereja, tanpa memandang latar belakang mereka. Tembok yang selama ini berdiri di hadapan saya, telah runtuh dan menyadarkan saya tentang hakekat sebuah pelayanan. Ada kelompok orang yang jauh lebih banyak jumlahnya dan menanti untuk dilayani, daripada kelompok yang saya layani selama ini. Sebagaimana Kristus telah mengasihi dan melayani kita, marilah kita melayani sesama yang membutuhkan pertolongan. (NK).
Doa: “Tuhan Yesus, ajar kami untuk perduli tanpa memiliki agenda apa pun, memberi perhatian atas dasar kasih yang tulus dan menolong semua orang tanpa memandang latar belakang mereka. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
