Renungan Harian, 02 Juli 2018

TERUJI

Daniel 1:1-8

Amsal 17:3. “Kui adalah untuk melebur perak dan perapian untuk melebur emas, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.”

Ketika Tuhan ingin memakai kita, Dia akan menguji kita terlebih dahulu. Tuhan ingin memastikan bahwa kita siap untuk menangani kuasa, berkat, pengaruh, atau apa pun yang Tuhan ingin anugerahkan kepada kita.

Mempelajari kehidupan Daniel, dalam setiap langkah hidupnya Daniel sungguh menakjubkan. Saat Babel menaklukkan Yehuda, Daniel adalah pemuda Israel yang sehat, berpengetahuan luas, dan cakap, maka dia dibawa ke Babel untuk dilatih bertugas melayani raja.

Tuhan menguji Daniel karena Tuhan punya rencana besar untuknya. Tuhan hendak memberikan wahyu tentang akhir zaman kepada Daniel. Namun sebelum Tuhan bisa mempercayakan Daniel dengan wahyu itu, Dia memberinya sebuah tekanan.

Raja Nebukadnezar, menempatkan Daniel dan pemuda-pemuda Israel lainnya ke dalam program indoktrinasi selama tiga tahun. Sang raja ingin menghapus ingatan mereka tentang Israel dan menanamkan doktrin-doktrin bangsa Babel. Para pemuda ini diajarkan bahasa baru, budaya baru, agama baru, dan kebiasaan baru. Namun, raja Nebukadnezar menghadapi oposisi yang tidak ia duga sebelumnya, saat ia mencoba membuat Daniel makan makanan bangsa Babel. Daniel menolaknya mentah-mentah sebab ia dengan taat mengikuti perintah Allah.

Tuhan pun akan memberi kita ujian yang serupa, walau mungkin memang tidak sama persis seperti kisah Daniel. Tuhan ingin tahu apakah Dia bisa mempercayakan kita dengan keberhasilan. Dan kabar baiknya: Tuhan selalu ada di sana bersama kita, membantu kita untuk berhasil melewati ujian dari-Nya.

Doa: “Bapa di sorga, berilah kami kemampuan untuk tahan uji, sehingga kami menjadi orang-orang yang bisa dipercaya oleh Engkau. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …