Renungan Harian (02 Juli 2017)

HIDUP DENGAN IMAN SETIAP HARI

Kejadian 12:1-3

Kejadian 12:1. “Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;”

Abraham adalah salah satu tokoh dalam Perjanjian Lama yang saya pandang sebagai contoh kehidupan seorang yang berjalan dalam iman setiap hari. Melalui hidupnya, saya melihat contoh seseorang yang hidup dengan imannya.

Terkadang iman membutuhkan pemisahan. Pemisahan terkadang menjadi bagian dari pertumbuhan iman kita dalam Kristus. Sebelum kita memiliki hidup yang baru, terkadang Allah meminta kita untuk melepaskan segala sesuatu yang kita miliki. Dalam Kejadian 12:1-3, Allah menyuruh Abraham untuk pergi dan melepaskan segala sesuatu yang dia miliki. Negerinya, kawan sebangsanya, dan rumah tangga ayahnya. Ketaatan dan iman membuatnya sanggup melepaskan hubungan-hubungan dan hal-hal yang ia sayangi. Teman seperjalanannya hanyalah istri dan keponakannya. Hidup yang dulu familiar dengannya ia tinggalkan jauh-jauh. Namun manusia Ilahi ini tidak ragu-ragu. Imannya yang kuat memampukannya untuk berkata ya terhadap apa yang sudah Allah perintahkan.

Berjalan maju dalam ketidakpastian adalah salah satu hal dalam mengikut Tuhan. Abraham diberitahu untuk meninggalkan bangsanya tanpa tahu arah tujuan selanjutnya. Bayangkan penjelasan yang harus Anda berikan kepada teman Anda jika Anda harus melakukan hal yang sama seperti Abraham. Anda pasti disangka gila, bukan? Namun ketidakpastian tidak menghentikan Abraham utuk berjalan dalam panggilan Tuhan. Walaupun penuh ketidakpastian, tetapi secara roh Abraham siap untuk menjawab panggilan Allah ketika Allah menghendakinya.

Mengikut Allah membutuhkan hidup dalam iman. Artinya adalah: mempercayai Roh Kudus untuk memimpin kita ketika kita belum melihat akhirnya (Yoh. 16:13), dan percaya, bahwa Allah bekerja dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan (Roma 8:28) dan hati yang rindu menyenangkan Allah.

Apakah Anda siap melakukan panggilan Allah?

Doa: “Kami siap untuk menjawab panggilan-Mu dan mempercayakan hidup kami sepenuh-Nya di dalam tangan dan rancangan-Mu yang mulia. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …