Renungan Harian (02 Juli 2016)

02IMPLEMENTASI KASIH

Matius 5:13-20

Matius 5:20. “Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.”

Pukul 23.05 WIB, Abdul Sukur membawa becaknya yang penuh bongkahan batu aspal berhenti di depan sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya. Lelaki paruh baya yang akrab disapa Pak Dul ini berjalan mencari lubang-lubang di jalan. Dengan cekatan dia menaruh bongkahan-bongkahan aspal untuk menutupi lubang menganga yang ditemukannya. “Bapak dari Dinas Kota kah? Kok meratakan jalan dan cuma memakai becak? Bukankah Dinas Kota punya fasilitas?” Tanya seseorang yang kebetulan ada d isana. “Saya tidak bekerja untuk siapa-siapa dan tidak digaji siapa-siapa,” jawab Pak Dul.

Mengapa orang seumuran Pak Dul mau bekerja tanpa ada imbalan sepeser pun. Padahal pekerjaan itu sudah tanggung jawab Pemerintah Kota. “Enggak apa-apa Mas, ini sudah jadi hobi saya tiap malam. Setelah cari rezeki dengan menjadi tukang becak, malamnya saya selalu mencari bongkahan batu aspal, buat menutup jalan yang berlobang, ya hitung-hitung pengabdian saya sebagai warga kota,” terang Pak Dul dengan tersenyum.

Dia mengutarakan alasannya menutup lubang sukarela itu sederhana. Tidak lain hanya karena rasa kemanusiaan. “Kalau ada yang terperosok terus kecelakaan gimana? Iya kalau musim panas, terus kalau banjir? Kalau jalannya gak berlubang semua yang lewat kan juga enak,” ujar Pak Dul sambil sesekali tertawa. (sumber www.merdeka.com)

Bagaimana dengan kita orang beriman? Apa yang sudah kita perbuat untuk lingkungan di sekitar kita? Adakah kontribusi kita untuk kota yang kita diami ini? Atau apakah gereja yang terdiri dari kumpulan yang mengakui beriman sedang menutup diri dan membentuk eklusifisme dan tidak mau tahu apa yang ada di luar gereja?

Gereja harus bergerak keluar tembok, sesuai dengan moto gereja adalah “Diberkati untuk memberkati”, mari kita mengimplementasikan kasih Tuhan dengan berbuat kebaikan yang dapat dilihat dan dinikmati oleh lingkungan di sekitar kita. (NK).

Doa: “Tuhan ada begitu banyak peluang untuk kami dapat mewujudkan kasih-Mu dalam kehidupan kami kepada orang-orang sekitar kami, agar Tuhan dimuliakan dalam hal ini. Tolong kami untuk mengimplementasikan kasih kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …