MENGHADAPI KEKUATAN BESAR
1 Korintus 10:13
1 Korintus 10:13. “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”
Sekitar 3 tahun yang lalu saya mengalami permasalahan di tempat kerja yang kemudian hari ini saya menyadari, bahwa itu menjadi suatu fase yang mendewasakan iman saya. Pada waktu itu di kantor terungkap bahwa salah satu manager menerima uang “gratifikasi” yang sudah dilakukan lama sehingga ketika ditotalkan uang yang diterima menjadi jumlah yang cukup banyak. Sang manager dilaporkan ke polisi dan diminta untuk mengembalikan uang yang diterima.
Tidak sampai di situ, sang owner juga mencurigai orang lain terlibat bermain di situ. Salah satu yang dicurigai adalah saya yang bekerja di bagian finance. Saya sempat dipanggil dan sedikit di interogasi oleh sang pemilik. Meskipun saya sudah menyatakan tidak ikut apalagi menerima uang tersebut, namun tetap saja sang pemilik minta agar diturunkan audit untuk memeriksa departemen yang saya pimpin.
Selama proses saya mengalami ketakutan, karena melihat betapa powerfull-nya sang owner memutarbalikkan fakta demi si manager bisa dilaporkan ke polisi dan dipaksa mengembalikan uang tersebut. Saya merasa meskipun saya tidak bersalah, tapi bisa saja kesalahan-kesalahan kecil yang ada diputarbalikkan menjadi persoalan besar.
Pada saat itulah saya seolah-olah diajar bahwa dalam hidup ini ketika kita menghadapi manusia yang lebih superior, tidak ada jalan lain selain bergantung pada Allah yang maha kuasa. Semenjak itu saya disadarkan untuk lebih dekat kepada-Nya. Membaca Alkitab yang menjadi media Allah berbicara kepada kita, memberikan kekuatan untuk menghadapi masalah.
Pada akhirnya hasil audit menyatakan, bahwa memang saya tidak menerima gratifikasi dan terlibat dalam permasalahan itu, dan yang lebih penting adalah saya mendapat berkat rohani yang besar, hubungan pribadi saya dengan Allah menjadi semakin erat.
Doa: “Kami mau tetap tenang dan percaya akan Engkau, karena kami yakin akan kasih-Mu dan keadilan-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung