
YOUR PURPOSE
Kejadian 1:26-31
Markus 1:17. “Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”
Baca dengan seksama dan kalau perlu berulang khususnya Kejadian 1:26-28. Ayat tersebut menjelaskan tujuan TUHAN menciptakan manusia. Di ayat 26 terdapat kata supaya. Ini menjelaskan tujuan mengapa TUHAN menciptakan manusia yaitu untuk berkuasa, bertambah banyak dan memenuhi bumi. Di ayat 27 kita menemukan untuk mencapai tujuan penciptaan-Nya, TUHAN menciptakan manusia serupa dan segambar dengan-Nya. Dan ayat 28 TUHAN memberkati manusia dengan tujuan agar maksud Tuhan bisa dikerjakan.
Kalau Tuhan yang memanggil, maka Tuhan yang melengkapi. Tuhan punya tujuan untuk Anda dan saya, TUHAN sudah menyediakan berkat-Nya. Kalau kita gagal mencapai tujuan Tuhan atas kita, mungkin karena kita tidak mempelajari atau tidak mengindahkan firman Tuhan.
Simon dan Andreas sebelum bertemu dengan Yesus bekerja untuk dirinya sendiri. Namun, setelah itu mereka menjadi murid Yesus dan hidup mereka bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk melayani banyak orang. Responnya atas panggilan Tuhan menjadikan hidup mereka berarti dan kini kita bisa mengenal nama mereka melalui Alkitab. Sekalipun mereka harus bertemu dengan banyak tantangan, tetapi mereka memiliki tingkat kepuasan yang berbeda. Mereka tidak mundur karena sudah menemukan tujuan hidup mereka.
“Ketika bakat, kemampuan dan karunia yang dimiliki seseorang bertemu dengan kebutuhan orang banyak di sanalah terletak tujuan hidup orang tersebut.” AR Bernard.
Temukan tujuan TUHAN dalam hidup kita. Jangan sibuk hanya untuk memenuhi kepuasan diri sendiri tapi mulailah hidup sesuai rencana-Nya. Tujuan hidup kita bukan untuk diri kita sendiri tetapi untuk melayani orang lain. Hidup yang sesuai dengan tujuan kita diciptakan akan menciptakan kepuasan. Saat kita menghidupi tujuan kita di sanalah kita berbuah banyak.
Doa: “Kami mau hidup dalam tujuan Ilahi-Mu atas kami dan berbuah banyak, ya Allah.”
Bacaan Setahun: Yohanes 8:12-20; II Korintus 12:11-21; Yesaya 43:22-44:20; I Raja-raja 2.
GBI Pasir Koja 39 Bandung