Renungan Harian (02 Agustus 2016)

02JAGOAN DI USIA SENJA

Yosua 14:6-15.

Yosua 14:14. “Itulah sebabnya Hebron menjadi milik pusaka Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, sampai sekarang ini, karena ia tetap mengikuti TUHAN, Allah Israel, dengan sepenuh hati.”

Kaleb adalah teman seperjuangan Yosua. Hanya Yosua dan Kaleb yang memberikan laporan yang berbeda dengan sebagian besar pengintai lainnya, yaitu bahwa mereka yakin bisa menaklukkan negeri yang sudah diintai, sementara yang lainnya menyatakan mustahil.

Kenapa bisa terjadi perbedaan pendapat itu? Apa yang mempengaruhi perbedaan pendapat ke-12 pengintai tersebut? Kenyataannya yang mereka lihat memang benar, bahwa negri tersebut berpenduduk raksasa, hanya saja Yosua dan Kaleb percaya, bahwa ada Allah di pihak mereka. Mereka tidak melihat masalah besar, tapi melihat target, yaitu negeri yang subur, dan mereka percaya, bahwa Allah akan menolong mereka.

Selama mereka bersama berperang, semua kerajaan ditaklukkan, bahkan 31 raja-raja mereka taklukkan. Saat usia Kaleb telah mencapai 40 tahun, tetapi semua daerah dapat direbutnya untuk saudara-saudara sebangsanya. Luar biasa! Ia tidak egois, dan mendahulukan kepentingan orang lain, sungguh ini yang Allah suka. Dengan berjalannya waktu, Yosua teman seperjuangan diangkat menjadi pemimpin atas Kaleb, dan sikap yang ditunjukan Kaleb kepada Yosua sangat menyenangkan Allah, yaitu sikap penundukkan dirinya kepada pemimpin.

Setelah usia senja, yaitu usia 85 tahun, barulah Kaleb meminta haknya. Ia datang kepada Yosua, dan meminta restu, akhirnya Yosua memberikan daerah Hebron, yang tentu saja dengan sebelumnya Kaleb harus berjuang untuk mendapatkan daerah itu. Di usianya yang senja, Kaleb masih jagoan berperang dan bersama Allah, ia berhasil.

Usia tidak bisa menghalangi seseorang untuk berkarya bagi diri sendiri, keluarga, ataupun untuk Tuhan, selama kita tetap mengikuti Tuhan dengan sepenuh hati. Haleluya!

Doa: “Seperti Kaleb, kami pun akan tetap mengikuti Engkau dengan sepenuh hati, sehingga di usia senja pun, kami tetap dapat melakukan perkara-perkara besar yang memuliakan-Mu, ya Allah.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …