Renungan Harian (01 September 2017)

HIDUP YANG MENGHASILKAN BUAH

Yohanes 15:1-17

Yohanes 15:16. “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.”

Hari Sabtu, 5 Agustus 2017 saya melihat pohon sirsak tetangga telah berbuah, kebetulan saat itu ada pemiliknya, dan saya pun bercakap-cakap tentang pohon sirsak itu dengan beliau. Dalam percakapan, terlihat sang pemilik pohon merasa senang pohon yang telah ditanamnya setahun itu berbuah. Dalam hidup kita juga, Allah yang adalah pemilik hidup kita menginginkan agar hidup kita berbuah.

Begitu besar kasih yang Tuhan berikan bagi kita, sehingga kita dapat memperoleh anugerah keselamatan yang dari pada-Nya. Dia telah memilih kita sebagai umat-Nya untuk dapat masuk ke dalam kerajaan Sorga. Tetapi itu tidak berarti, bahwa tugas kita berhenti sampai di situ. Tuhan mau agar hidup kita dapat menjadi berkat bagi orang lain, yaitu dengan menghasilkan buah. Buah yang tetap dan tidak akan hilang itu adalah buah Roh. “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu” (Gal. 5:22-23).

Sama seperti buah dari sebuah pohon tidak dinikmati oleh pohon itu sendiri, tetapi dinikmati oleh orang banyak, demikian juga hidup kita. Tuhan inginkan agar hidup kita senantiasa dipenuhi dengan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan penguasaan diri. Buah Roh yang muncul dari kehidupan kita akan menjadi berkat bagi banyak orang, sehingga orang lain akan merasakan betapa nikmatnya kasih, sukacita dan damai sejahtera yang daripada Allah.

Bagaimana agar hidup kita menghasilkan buah? Pertama, hidup dalam Tuhan (Yohanes 15:4). Dan kedua, milikilah hidup yang dipimpin oleh Roh (Galatia 5:16).

Doa: “Hidupku kupersembahkan untuk-Mu, ya Allah, agar hidupku menjadi berbuah dan memuliakan nama Allah. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …