1 Tesalonika 5:1-11
1 Tesalonika 5:1-2. “Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperi pencuri pada malam.”
Seorang pengarang dari seri Left Behind bernama Jerry B. Jenkins mengatakan, bahwa mereka yang dengan berani menentukan tanggal secara spesifik mengenai kedatangan Tuhan Yesus kembali ke dunia ini harus kita abaikan, bahkan lebih baik lagi kalau kita mengurnya sebagai guru palsu. Namun, beliau juga menjelaskan dalam bukunya “Are We Living in The End Times?” halaman 39-42, bahwa nubuat Alkitab mengenai kedatangan Yesus Kristus kedua kalinya sudah semuanya hampir tergenapi. Misalnya pengajaran sesat dan peperangan yang terus terjadi (Mat. 24:4-26)
Ketidaktahuan kita secara spesifik mengenai waktu kedatangan Yesus yang kedua kalinya harus mendorong kita untuk lebih berjaga-jaga dan sadar. Berjaga-jaga yang dimaksud adalah selalu mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus. Karena itu, langkah yang harus kita lakukan dalam mempersiapkan diri untuk kedatangan Tuhan Yesus adalah sebagai berikut:
Pertama, memegang teguh iman kepada Yesus dan hidup mengasihi (1 Tes. 5:8b). Maksudnya adalah kita harus terus memegang iman kita kepada Yesus Kristus karena itulah perlindungan dalam hidup kita. Pastikan bahwa hari-hari ini, tantangan apa pun yang Anda alami, Anda tetap percaya dan berlindung kepada Tuhan. Selanjutnya, tetaplah hidup dalam kasih. Jangan sampai kasih kita berkurang terutama kepada Tuhan Yesus, keluarga, maupun saudara seiman dan kepada orang lain.
Kedua, menaruh pengharapan keselamatan dari Yesus Kristus (1 Tes. 5:8c). Kita harus mengingat, bahwa penebusan yang sudah Yesus kerjakan adalah untuk keselamatan kita, bahkan kita harus percaya kedatangan-Nya adalah untuk memberikan kelepasan bagi kita supaya kita terhindar dari kehidupan yang sangat sukar yang akan dialami mereka yang tidak terangkat ke sorga (1 Tes. 5: 9).
Jika di akhir zaman ini kita selalu memegang teguh iman kita kepada Yesus dalam kondisi atau keadaan apa pun dan hidup dalam kasih bahkan menaruh harapan akan keselamatan yang Yesus berikan, maka kita adalah orang yang siap menyongsong kedatangan-Nya, kapan saja pun Dia datang.
Doa: “Tuhan Yesus, melalui Roh Kudus-Mu, mampukan saya untuk selalu menaruh iman, kasih dan pengharapan akan keselamatan yang dari pada-Mu. Supaya saya siap, ketika Engkau datang kembali.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
