
GEMBALA JIWA KITA
Yohanes 10:1-42
Yohanes 10:11. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.
Di dalam kehidupan yang tidak pasti ini kita memerlukan petunjuk yang akan mengarahkan langkah kita supaya tetap sehat dan berkualitas. Dalam kehidupan spiritual kita pun butuh seseorang yang bisa memimpin dan menjadi panutan kita.
Pribadi Tuhan Yesus sebagai Gembala akan membawa hidup kita kepada keselamatan dan hidup dalam kelimpahan bersama Allah. Ada tiga cara Tuhan Yesus memperkenalkan diri dalam kitab Yohanes.
- Akulah Pintu. Tuhan Yesus menjadi pintu, supaya domba-domba bisa keluar masuk kandang dengan aman dan selamat setiap harinya.
- Akulah Gembala Yang Baik. Sebagai Gembala, Dia memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya, mengenal domba-domba, dan membawa domba-domba lain menjadi satu kawanan domba.
- Aku Anak Allah. Tuhan Yesus penjamin hidup kita kepada kekekalan dan pemimpin dalam hidup kita di dunia agar bisa menemukan padang rumput yang hijau. Serta menjaga kehidupan kita dari kawanan perampok atau pencuri yang hendak merampas kehidupan kita sebagai domba-domba peliharaan Allah.
Jika Tuhan Yesus adalah pintu menuju ke sorga, sudahkah kita masuk melalui pintu itu? Jika Tuhan Yesus adalah Gembala Yang Baik, sudahkah suara-Nya kita dengarkan dan petunjuk-Nya kita ikuti? Jika Tuhan Yesus adalah Anak Allah, sudahkah kita mempercayai dengan segenap hati dan menjadikan Dia Tuhan atas seluruh kehidupan kita.
Kita mempercayai Tuhan Yesus sebagai Gembala Yang Baik yang akan mengarahkan dan menunjukkan jalan agar kita selamat sampai di sorga nanti dan hidup kekal bersama Bapa. Oleh sebab itu, kenalilah suara-Nya dan ikutilah petunjuk-Nya.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku percaya Engkau adalah gembala hidupku. Aku mau taat kepada-Mu. Amin.”
Bacaan setahun: Yakobus 1:1-8; 1 Tesalonika 2:13-20; Yeremia 33; 2 Tawarikh 26-27
GBI Pasir Koja 39 Bandung