Renungan Harian (01 Oktober 2015)

31ORANG-ORANG BUANGAN

1 Samuel 22:1-5

1 Samuel 22:2. “Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, …yang dikejar-kejar tukang piutang, … yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.”

Apakah Anda pernah punya angan-angan seperti ini, ”Ah, seandainya aku punya tim yang tiap anggotanya memiliki talenta yang hebat, aku pasti dapat melakukan hal-hal yang lebih baik lagi?” Barangkali Anda merasa tidak puas dengan kinerja teman sekantor atau bawahan Anda. Mari kita belajar dari Daud. Setelah diurapi oleh nabi Samuel sebagai raja, yang akan menggantikan Saul, Daud justru hidup dalam pelarian. Raja Saul mengejar untuk bermaksud membunuhnya.

Allah kemudian mengirimkan orang-orang untuk mendukung Daud. Apakah mereka adalah orang yang hebat? Ternyata tidak! Mereka adalah orang-orang buangan. Allah tidak mengirimkan orang-orang yang unggul atau pasukan elit, tapi orang yang dikejar hutang (masalah ekonomi) dan orang yang sakit hati (masalah kejiwaan).

Akan tetapi Daud tidak putus asa. Dia kemudian membentuk pasukan dan mengubah mereka menjadi kesatuan yang hebat. Mereka meraih berbagai kemenangan dalam peperangan selama Daud menjadi raja. Beberapa di antaranya, bahkan diangkat Daud menjadi anggota kesatuan elit kerajaan Israel yang disebut “pasukan pahlawan.”

Apakah Anda sedang kecewa dengan tim Anda? Apakah Anda tidak puas dengan kinerja mitra Anda? Daripada mengeluh, maka teladanilah Daud. Dia memberdayakan orang-orang yang ada di sekitarnya. Dia mentransformasi mereka menjadi pasukan hebat. Daud pun akhirnya memetik buah dari benih yang ditanamnya. Dia akhirnya naik menjadi raja, dan kerajaannya memiliki angkatan perang yang kuat.

Tuhan Yesus pun juga melakukan pemberdayaan. Selama sekitar 3,5 tahun dalam masa pelayanan, Yesus mempersiapkan 12 murid. Dia mengajar dan memberi contoh dengan tekun. Kadang-kadang para murid ini bertingkah menyebalkan, akan tetapi Tuhan Yesus tetap sabar. Hingga akhirnya, para murid ini meneruskan karya keselamatan yang ditinggalkan oleh Yesus. (NK).

Doa: “Beri kami hati yang penuh kesabaran untuk melayani, mengajar dan memberi contoh dengan tekun, sehingga lahir pahlawan-pahlawan iman yang besar lewat hidup dan pelayanan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …