
Renungan Harian 01 Mei 2022
MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN ROH KUDUS Renungan Harian 01 Mei 2022
Efesus 4:29-30
Efesus 4:30. Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Renungan Harian 01 Mei 2022
Rasul Paulus memberikan sebuah nasihat membangun hubungan dengan Roh Kudus terlebih supaya hati dan hidup orang Kristen murni dan kudus. Kemurnian dan kekudusan didahului dengan nasihat seperti ini, “Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.”
Manusia lama harus ditanggalkan dan manusia baru harus dikenakan, menyingkirkan kaidah-kaidah yang bobrok saja tidak cukup, kita juga harus dihidupkan oleh kaidah-kaidah yang penuh rahmat. Kita harus memeluk kaidah-kaidah itu, menerapkannya, dan menuliskannya dalam hati kita. Berhenti melakukan kejahatan saja tidak cukup, kita juga harus belajar berbuat baik. “Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu. Maksudnya, gunakanlah sarana yang tepat dan sudah ditetapkan supaya pikiranmu, yang adalah roh, makin lama makin diperbarui.” Dan supaya kamu mengenakan manusia baru. Yang dimaksudkan dengan manusia baru adalah sifat baru, makhluk baru, yang dihidupkan oleh sebuah kaidah baru, yaitu anugerah yang memperbarui, yang memampukan manusia untuk menjalani hidup baru, hidup dalam kebajikan dan kekudusan yang dituntut oleh kekristenan.
Doa: “Ajarkanku melakukan hal yang berkenan sesuai dengan kehendak-Mu sehingga aku tidak mendukakan Roh Kudus. Amin.”
Bacaan Setahun: 1 Samuel 15-16; Lukas 16:1-18.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Tuhan Yesus mati dan bangkit kembali, semua orang.
Doa: “Ajarkanku melakukan hal yang berkenan sesuai dengan kehendak-Mu sehingga aku tidak mendukakan Roh Kudus. Amin.”Manusia lama harus ditanggalkan dan manusia baru harus dikenakan, menyingkirkan kaidah-kaidah yang bobrok saja tidak cukup, kita juga harus dihidupkan oleh kaidah-kaidah yang penuh rahmat. Kita harus memeluk kaidah-kaidah itu, menerapkannya, dan menuliskannya dalam hati kita. Berhenti melakukan kejahatan saja tidak cukup,
GBI Pasir Koja 39 Bandung