GERBANG SORGA
Yohanes 10:1-9
Yohanes 10:9. “Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.”
Seorang seniman asal Italia, Lorenzo Ghiberti (1378-1455) menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk memahat dengan indahnya lukisan tentang kehidupan Yesus pada pintu-pintu perunggu dari gedung Florence Baptistery di Italia. Relief perunggu tersebut membuat kagum setiap orang yang melihatnya, dan Michelangelo menyebutnya sebagai “Gerbang Sorga.”
Sebagai sebuah kekayaan artistik, Gerbang Sorga menyapa para pengunjung dengan gaung berita Injil. Yesus berkata, ”Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.”
Pada malam sebelum penyaliban-Nya, Dia mengatakan kepada para murid-murid-Nya, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6). Beberapa jam sebelum disalibkan, Yesus berkata kepada salah seorang penjahat yang disalibkan di sisi-Nya, “Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.“ (Lukas 23:43).
Beberapa minggu kemudian, Rasul Petrus dengan penuh keberanian menyatakan kepada orang-orang yang telah menyerukan kematian Yesus, bahwa “di kolong langit ini tidak ada nama lain … yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis. 4:12). Bertahun-tahun kemudian Rasul Paulus menulis, bahwa hanya ada satu pengantara antara Allah dengan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus (1 Timotius 2:5).
Gerbang Sorga sesungguhnya hanya dapat ditemukan di dalam Juruselamat yang menawarkan kehidupan kekal kepada semua orang yang percaya dan datang kepada Yesus serta menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi.
Doa: “Sungguh Engkaulah satu-satunya jalan dan kebenaran dan hidup. Kami bersyukur, bahwa Engkau telah hadir di dalam hidup kami sebagai Tuhan dan Juruselamat kami. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung