
Renungan 28 Oktober 2022 , Bacaan Injil Ibrani 6:9-20
SAUH
Ibrani 6:19. Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir.
Beberapa orang lebih memilih menggunakan transportasi laut, bahkan di beberapa daerah memang hanya ada transportasi laut dalam melakukan perjalanan lintas pulau. Jika perjalanan memakan waktu beberapa hari, penumpang akan mencicipi sensasi yang luar biasa menakutkan ketika kapal yang besar itu bertarung dengan ganasnya gelombang laut. Setiap kali kapal transit di sebuah dermaga, hati terasa lega, senang, dan damai saat melihat sauh atau jangkar diturunkan ke laut. Sauh merupakan salah satu alat vital bagi kapal. Bila sauh telah diturunkan, berarti kapal berlabuh dengan aman dan tidak akan terombang-ambing atau terhempas meski diterpa gelombang.
Dalam mengarungi kehidupan di dunia, pengharapan adalah sauh yang kuat bagi jiwa kita. Jika kita melabuhkan pengharapan kita kepada Tuhan Yesus, hidup kita tidak akan terombang-ambing menghadapi badai hidup. Seberapa keras pun persoalan menghantam, kita tidak perlu takut sebab Tuhan pasti tidak akan mengecewakan kita. Banyak hal yang sulit dalam hidup ini, tetapi kita yakin akan lebih baik. Kita menjadi bagian dari keselamatan. Allah itu adil dan akan mengingat semua pekerjaan yang telah kita lakukan. Dengan demikian, kita pasti mendapatkan segala sesuatu yang kita harapkan.
Ketika Tuhan memberikan janji kepada Abraham tentang keturunan yang diberkati, secara nalar manusia mustahil sebab ia sudah lanjut usia dan Sara telah mati haid. Abraham bisa menikmati penggenapan janji Tuhan karena ia memegang teguh janji itu, menanti dengan sabar dan tidak terpengaruh oleh keadaan.
Pengharapan yang kita pegang kuat di dalam Tuhan tidak akan berujung sia-sia, tetapi sebaliknya membuat sesuatu yang belum kelihatan benar-benar atau samar akan menjadi nyata dan menjadi milik kita.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku percaya kepada-Mu. Engkau adalah pengharapan bagi jiwaku ditengah-tengah badai kehidupan. Amin.”
Bacaan Setahun: Yesaya 66; 1 Tesalonika 4.
Renungan 28 Oktober 2022 , Bacaan Injil Ibrani 6:9-20
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung