Renungan 28 November 2022

Renungan 28 November 2022 - MENGAWALI DAN MENGAKHIRI DENGAN ALLAH - Raja Asa melanjutkan kepemimpinan atas kerajaan Yehuda setelah kematian Raja Abia. Dalam kepimpinannya, ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan - gbi pasir koja 39 bandung

Renungan 28 November 2022, Bacaan Alkitab 2 Tawarikh 16.

MENGAWALI DAN MENGAKHIRI DENGAN ALLAH

2 Tawarikh 16

2 Tawarikh 16:9. Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan.

Raja Asa melanjutkan kepemimpinan atas kerajaan Yehuda setelah kematian Raja Abia. Dalam kepimpinannya, ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Raja Asa menghancurkan tempat-tempat penyembahan berhala dan membawa persembahan yang kudus di hadapan Allah, sehingga Allah melimpahkan keamanan dan kemenangan selama tiga puluh lima tahun masa pemerintahannya.

Pada tahun pemerintahannya yang ke tiga puluh enam, dalam peperangan melawan Kerajaan Israel, Raja Asa menghubungi Raja Aram dan bekerja bersamanya untuk melawan Kerajaan Israel. Benar saja Raja Aram berhasil memukul kalah Kerajaan Israel. Sesuatu yang sepertinya adalah sebuah hikmat yang baik yang dilakukan oleh Raja Asa, tetapi sesungguhnya hikmat tersebut lahir dari cara berpikirnya sebagai manusia.

Dalam hidup kita, terkadang kita memulai dengan hebat bersama Allah dan mengalami kemenangan demi kemenangan. Namun, dari para pendahulu, kita bisa belajar janganlah kemenangan dan posisi kita yang semakin hebat menggantikan kebergantungan kita kepada Tuhan. Ketika kita merasa menang, benar, nyaman dan aman. Kita tidak menyadari mulai merasa mampu tanpa Tuhan. Teruslah bergantung pada Allah dengan meminta Allah tetap memurnikan motivasi dan hikmat kita dalam setiap langkah hidup kita.

Jangan meninggalkan kasih mula-mula kita pada Allah, ketika kita mulai merasa mampu. Tetaplah menjadi bejana yang rindu melakukan kehendak-Nya, karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati kepada-Nya. Memulai dengan Allah dan menjadi kuat, kemudian mengakhiri pertandingan juga dengan Allah dan tetaplah jadi kuat!

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, beri aku hati mengasihi Engkau sampai akhir hidupku. Amin.”

Bacaan Setahun: Yehezkiel 29-31; Yakobus 4.

Renungan 28 November 2022, Bacaan Alkitab 2 Tawarikh 16.

28, 28 November 2022, 2022, November, Renungan Harian

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini 

Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …