
Renungan 28 Desember 2022, Bacaan Alkitab Matius 13:44-46.
HARTA YANG BERHARGA
Matius 13:44-46
Matius 13:45-46. “Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”
Kerajaan Allah sangatlah berharga dan lebih bernilai dari kekayaan, nama besar, bahkan semua pencapaian dunia tidak dapat menyamainya. Ketika Anda memilih untuk mengikut Tuhan Yesus, mungkin ada hal-hal berharga yang Anda harus korbankan dan tinggalkan. Tetapi, melalui bacaan firman Tuhan di atas, Tuhan Yesus mengajarkan kita, bahwa tidak ada pengorbanan yang terlalu besar untuk mengikut Tuhan. Apa pun yang Anda korbankan, Anda akan menerimanya kembali jauh lebih besar (Matius 19:29)
Setelah mengikut Yesus, Iblis kerap datang kepada kita dan mengingatkan kita akan hal-hal yang kita miliki di dunia yang mungkin kini sudah hilang karena pengiringan kita akan Kristus. Mungkin itu adalah nama besar, teman, hobi, kekasih yang tidak seiman, pekerjaan atau bisnis yang beromzet besar karena tidak jujur atau hal-hal dunia lainnya. Ingat, bahwa Anda sesungguhnya tidak kehilangan apa-apa. Iblis melakukan hal tersebut hanya untuk menyeret kita kembali kepada perbudakan. Untuk apa Anda dan saya memiliki seluruh dunia, jika kita kehilangan yang paling terpenting, yaitu keselamatan dan hidup yang kekal?
Keselamatan dan kelimpahan yang Anda dapatkan sebagai warga Kerajaan Allah sangatlah berharga, sehingga Anda tidak dapat membandingkannya dengan hal-hal fana seperti yang disebutkan di atas. Harta ini jauh lebih bernilai dan kekal dibandingkan dengan harta-harta dunia yang dapat Anda bayangkan. Dengan cara menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Raja, Anda dan saya memperoleh Kerajaan Allah.
Doa: “Kekayaan dunia dan semua kesenangan dunia tidak akan mampu menjauhkanku dari kasih dan setia-Mu. Sungguh Engkau yang berharga bagiku. Amin.”
Bacaan Setahun: Zakharia 5-8; Wahyu 19.
Renungan 28 Desember 2022, Bacaan Alkitab Matius 13:44-46.
28 , 28 Desember 2022, 2022, Desember, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.
GBI Pasir Koja 39 Bandung