
Renungan 24 Mei 2023, Bacaan Alkitab Galatia 5:22-25b
HASIL KARYA ROH KUDUS
Galatia 5:22-25b
Galatia 5:18. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
Orang-orang Galatia telah menjadi milik Kristus Yesus. Mereka telah memberi dirinya dibaptis, mereka telah disalibkan bersama-sama dengan Dia (Gal. 2:19), daging sudah mati, tidak berdaya lagi. Jadi mereka sudah mengambil keputusan yang asasi (pokok), dan keputusan itu harus menjadi nyata dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Paulus menekankan, bahwa daging telah mati (ay. 24), tapi pada saat yang sama ia juga berbicara tentang keinginan daging yang masih ada dan harus dilawan. Artinya, Paulus ingin agar kita orang-orang yang telah dikuduskan harus menyerahkan diri kita menjadi hamba kebenaran (Roma 6:18) yang membawa kita kepada pengudusan.
Roh Kudus menghidupkan (2 Kor. 3:6), artinya hidup yang sebenarnya, hidup yang diterima ketika daging itu disalibkan (Gal. 2:20). Jadi hidup yang kita terima harus berkesesuaian dengan Roh Kudus.
Kenyataan dari hasil karya Roh Kudus, kita sekarang hidup oleh Roh, dipimpin oleh Roh. Pengalaman Kristen tidak boleh hanya sampai dipimpin Roh, tetapi harus berlangsung seterusnya dengan Roh.
Doa: “Roh Kudus, kami mau senantiasa hidup dalam pimpinan-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: 1 Raja-raja 8; Yohanes 2
Renungan 24 Mei 2023, Bacaan Alkitab Galatia 5:22-25b
24, 24 Mei 2023, 2023, Mei, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Rasul Paulus memberi tahu kita, bahwa akan tiba waktunya ketika hati seseorang berbalik kepada Tuhan, maka transformasi akan terjadi, selubung ketidaktahuan itu akan diambil, dan pikiran yang buta serta hati yang keras akan disembuhkan. Semua orang Kristen yang benar melihat Dia lebih jelas, dengan muka yang tidak terselubung. Mereka memiliki terang, melihat kemuliaan Tuhan seperti dalam cermin, lebih jelas dan lebih menyenangkan. Allah akan memperlihatkan kemuliaan-Nya kepada mereka.
Kuasa yang dikerjakan oleh Roh Kudus menjadikan kita serupa dengan sifat dan kecenderungan yang mulia dari Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Kita diubahkan menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar, dari satu tingkat kasih karunia yang mulia menuju tingkatan yang lain, sampai kasih karunia di dunia ini disempurnakan dalam kemuliaan selama-lamanya.
GBI Pasir Koja 39 Bandung