
Renungan 23 Maret 2023, Bacaan Alkitab Imamat 2.
GARAM VS RAGI
Imamat 2
2 Tawarikh 13:5. Tidakkah kamu tahu, bahwa TUHAN Allah Israel telah memberikan kuasa kerajaan atas Israel kepada Daud dan anak-anaknya untuk selama-lamanya dengan suatu perjanjian garam?
Perjanjian garam adalah perjanjian sakral bagi orang Yahudi. Perjanjian garam dilakukan saat melakukan korban bakaran. Korban bakaran ditaburi garam untuk mengikat sumpah. Perjanjian garam dilakukan ketika menahbiskan raja atau dua orang yang mengadakan perjanjian. Bila perjanjian tersebut dilanggar akan terjadi bumi hangus, karena ini perjanjian tertinggi, saksinya Allah Israel.
Saat terjadi perebutan wilayah antara Abia dan Yerobeam, maka Abia raja Yehuda mengingatkan Yerobeam, bahwa wilayah tersebut sudah diberikan oleh nenek moyangnya dengan perjanjian garam. Pada saat itu Allah membela dan Yerobeam dikalahkan.
Dalam mempersembahkan korban bakaran Allah melarang membubuhkan ragi. Tuhan Yesus membandingkan antara garam dengan ragi yang ditaruh di adonan. Garam adalah perjanjian yang abadi murni, sedangkan ragi bicara tentang kemunafikan, kefanaan dan kesia-siaan. Bila adonan diberi ragi, maka akan cepat matang. Bila tidak cepat dimakan akan berjamur dan busuk.
Saat Israel merayakan paskah tidak boleh ada roti yang beragi. Bila ada, maka akan dibinasakan.
Dalam Matius 5:13-16, Tuhan Yesus menjelaskan, bahwa kita adalah garam dunia. Kita tidak boleh menjadi hambar. Bila hambar akan dibuang dan tidak bisa dijadikan suatu perjanjian garam. Tuhan Yesus pun menyatakan, bahwa kita adalah terang dunia. Kita harus memberi rasa dan terang bagi dunia yang membusuk dan gelap ini. Sebab itu jagalah hati kita agar tidak menjadi hambar dan pahit. Ketika hambar, kita tidak menunjukkan kasih Kristus. Buanglah segala kepahitan, sehingga kita bisa menggarami dunia ini.
Segala perselisihan akan selesai bila ada tindakan kasih. Kita yang dipenuhi kasih akan memenangkan banyak orang bagi kristus.
Doa: “Bapa di dalam Yesus, biarlah aku menggarami dan menerangi dunia ini dengan kasih-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Ulangan 5-6; Markus 15:20b-47.
Renungan 23 Maret 2023, Bacaan Alkitab Imamat 2.
23, 23 Maret 2023, 2023, Maret, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung