
Renungan 23 Desember 2022, Bacaan Alkitab Matius 1:1-17.
PRINSIP TUHAN
Matius 1:1-17
Matius 1:17. Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.
Allah memakai orang-orang yang dipilih-Nya untuk menjadi berkat bagi dunia. Perjanjian Baru diawali dengan silsilah. Nama-nama orang yang dipakai Allah sampai kelahiran Tuhan Yesus yang menjadi berkat bagi semua manusia di dunia. Allah memakai orang-orang dalam berbagai golongan di masyarakat. Ada golongan pengusaha, orang-orang biasa, Raja-raja, tokoh masyarakat, imam-imam, bahkan orang yang tidak diperhitungkan, yang dianggap sampah masyarakat, seperti: Tamar, Rahab, Betsyeba, isteri Uria. Tuhan memakai orang-orang dalam golongan masyarakat karena Kasih Karunia-Nya.
Daud orang yang tidak diperhitungkan saat dipilih dan diurapi Samuel! Daud tidak berpengalaman berperang tetapi bisa mengalahkan Goliat! Daud yang dikejar-kejar oleh Saul untuk dibunuh, tetapi Allah menyelamatkan! Daud menjadi Raja, menggantikan Saul karena janji Allah. Siapa Daud sehingga Allah berjanji bahwa keturunan Daud akan menjadi RAJA diatas segala raja. Itu semua bukan karena Daud hebat, tetapi karena kasih karunia Allah.
Allah juga memakai orang-orang yang mau membayar harga. Maria sudah tunangan, lalu hamil bukan karena hubungan dengan Yusuf. Hukum zaman saat itu, hamil sebelum menikah adalah aib bagi keluarga sehingga bisa di rajam sampai mati. Maria rela membayar harga karena kehamilannya. Yusuf mengambil Maria menjadi isterinya. Ia tidak bersetubuh dengan Maria sampai Maria melahirkan anaknya laki-laki. Yusuf membayar harganya untuk menggenapi rencana Allah.
Allah memakai kita untuk menjadi berkat bagi dunia, apa pun golongan kita, tidak ada alasan apa pun untuk berkata tidak, kecuali tidak mau! Hiduplah dalam panggilan Tuhan dengan kasih karunia Tuhan Yesus. Terus semangat bagi kemuliaan nama Tuhan Yesus Kristus.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, terima kasih untuk kasih karunia-Mu. Aku mau dipakai oleh Engkau. Amin.”
Bacaan Setahun: Nahum 1-3; Wahyu 12.
Renungan 23 Desember 2022, Bacaan Alkitab Matius 1:1-17.
23 , 23 Desember 2022, 2022, Desember, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.
GBI Pasir Koja 39 Bandung