Renungan 22 November 2022

Renungan 22 November 2022 - TEKANAN ITU BAIK - John Willard Marriott, yang lahir 17 September 1900 dan meninggal 13 Agustus 1985, adalah  . GBI Pasir Koja 39 Bandung

Renungan 22 November 2022, Bacaan Alkitab Mazmur 119:67-72.

TEKANAN ITU BAIK

Mazmur 119:67-72

Mazmur 119:71. Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.

John Willard Marriott, yang lahir 17 September 1900 dan meninggal 13 Agustus 1985, adalah seorang pengusaha kenamaan dari Amerika Serikat. Ia merupakan pendiri dari Marriott International, perusahaan induk dari perusahaan ramah tamah terbesar, rantai hotel, dan pelayanan makanan.  Ada kalimat bijak yang terkenal dari JW Marriott, yaitu, “Kayu yang baik tidak tumbuh dengan mudah;  semakin kencang angin, semakin kuatlah pohon.”  Artinya sebuah pohon kayu akan terlihat kualitasnya ketika mampu berdiri kuat di tengah terpaan angin. 

Tekanan, penindasan, masalah, kesulitan, penderitaan dan sebagainya adalah bentuk proses yang terkadang Tuhan ijinkan untuk kita jalani.  Ketika diperhadapkan dengan proses itu kebanyakan dari kita akan mengeluh, marah, kecewa, putus asa, protes, menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan dan bahkan menyalahkan Tuhan.  Sadar atau tidak, semuanya itu adalah salah satu cara yang dipakai Tuhan untuk menegur kita, melatih iman kita dan membentuk kita supaya menjadi pribadi yang berkualitas. 

Namun, semuanya bergantung pada cara setiap orang dalam menyikapinya. Bila kita melihat dari sisi positif, tekanan semakin menyadarkan kita akan keterbatasan kita. Hal itu akan mendorong kita untuk mencari Tuhan dan berharap hanya kepada Tuhan. Kita yang sebelumnya hidup menyimpang dari jalan-jalan Tuhan, kini mulai belajar memiliki penyerahan diri penuh dengan kehendak Tuhan. Jadi, selalu ada maksud yang Tuhan ingin sampaikan melalui keadaan yang mungkin tidak menyenangkan dan sangat menyakitkan secara daging. Tujuannya supaya kita semakin menyadari bahwa selama ini kita telah jauh meninggalkan Tuhan dan hidup sekehendak hati.

Tekanan-tekanan dalam kehidupan akan membentuk kita menjadi pribadi yang tidak mudah rapuh, semakin kuat dan berkenan di pemandangan Tuhan!

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku tertindas itu baik, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu. Amin.”

Bacaan Setahun: Yehezkiel 17-18; Ibrani 11:20-40.

Renungan 22 November 2022, Bacaan Alkitab Mazmur 119:67-72.

2022, 22, 22 November 2022, Renungan Harian, November

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini 

Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …