Renungan 20 Desember 2022

Renungan 20 Desember 2022 - HADIAH TERBESAR DI NATAL - Natal adalah kisah sejarah yang nyata bukan dongeng belaka karena Natal merupakan - gbi pasir koja 39 bandung

Renungan 20 Desember 2022, Bacaan Alkitab Matius 2:1-12.

HADIAH TERBESAR DI NATAL

Matius 2:1-12

Yohanes 3:16. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Natal adalah kisah sejarah yang nyata bukan dongeng belaka karena Natal merupakan kelahiran seorang bayi yang menjadi Juruselamat umat manusia. Ya, bayi itu adalah Yesus Kristus, Dia adalah sang Firman yang rela datang ke dalam dunia ini dengan satu misi penyelamatan umat manusia. Dalam kisah bacaan hari ini orang majus datang dari tempat yang sangat jauh dengan tujuan melihat dan menyembah sang Raja yang baru lahir. Ketika mereka bertemu, maka mereka menyembah Dia yang adalah Raja segala raja dan mempersembahkan emas, kemenyan dan mur. Para majus memberikan hadiah pada sang Raja.

Sebenarnya Natal merupakan hadiah terbesar dari Allah. Natal adalah perwujudan kasih Allah, inilah hadiah terbesar itu. Manusia yang berdosa tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri dan terpisah dengan Allah karena dosa. Karena Allah sangat mengasihi manusia, maka Allah berinisiatif untuk menyelamatkan manusia dan mendamaikan manusia dengan diri-Nya yaitu dengan cara Allah sendiri datang ke dalam dunia dalam rupa Yesus Kristus. Oleh karena itu Yesus Kristus adalah hadiah terbesar di Natal.

Yesus lahir untuk mati, bangkit di atas kayu salib demi penebusan manusia dari dosa. Sungguh hadiah yang terbesar, manusia diselamatkan karena kasih karunia (Yohanes 3:16).

Hadiah terbesar sudah Allah berikan bagi manusia, maukah manusia menerima hadiah terbesar itu? Dengan percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka Anda akan selamat dan menerima hadiah terbesar dari Natal. Biarlah Natal tahun ini Yesus lahir di hati Anda yang belum percaya kepada Kristus. Amin.”

Doa: “Terima kasih Yesus untuk kelahiran-Mu yang menyelamatkan hidupku. Amin.”

Bacaan Setahun: Yunus 1-4; Wahyu 8.

 

Renungan 20 Desember 2022, Bacaan Alkitab Matius 2:1-12.

20 , 20 Desember 2022, 2022, Desember, Renungan Harian

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini 

Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …