Renungan 19 November 2022

Renungan 19 November 2022 - MENGINGAT PERBUATAN ALLAH - Banyak orang Kristen meremehkan hubungan pribadinya dengan Allah. Sekalipun mereka  - gbi pasir koja 39 bandung

 

Renungan 19 November 2022, Bacaan Alkitab Mazmur 77:1-21.

MENGINGAT PERBUATAN ALLAH

Mazmur 77:1-21

Mazmur 77:11. Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala.

Banyak orang Kristen meremehkan hubungan pribadinya dengan Allah. Sekalipun mereka pernah mengalami pertolongan Allah dengan cara yang ajaib. Ketika masalah datang, kita dengan mudah melupakan kebaikan Allah. Itu terjadi juga dengan bangsa Israel. Ketika keluar dari Mesir, di bawah pimpinan Allah yang dahsyat, mereka mengalami banyak mukjizat, tetapi mereka meragukan kuasa Allah ketika berhadapan dengan dahsyatnya kondisi padang gurun dan musuh-musuh di hadapan mereka. Allah selalu turun tangan untuk menyelamatkan umat yang dikasihi-Nya dari tangan musuh dan dari setiap kesulitan hidup yang mereka sedang hadapi. Belajarlah dari Daud yang mengingat perbuatan-perbuatan Allah. Daud mengingat dan merenungkan semua perbuatan ajaib Allah.

Demikian juga dengan kita, dalam situasi sulit sekarang ini, Allah mampu melakukan keajaiban. Saat ini kita mengalami himpitan ekonomi. Semua harga barang naik. Tidak sedikit yang jatuh miskin karena pandemi. Bukan saja kondisi ekonomi yang jatuh, tetapi jauh lebih parah, tidak sedikit yang berujung kehancuran keluarga.

Sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus, percayalah Allah kita mampu membuat keajaiban.  Dari pada kita mengeluh dan membuat semakin bertambah berat beban mental, lebih baik kita memuji Allah dengan mengingat akan perbuatan ajaib yang pernah  dilakukan-Nya. Dengan mengingat keajaiban kuasa Allah, itu akan membangkitkan iman kita kepada Allah. Keajaiban-Nya menumbuhkan pengharapan kita. Percayalah banyak cara dan jalan Allah yang ajaib untuk menolong kita. Tugas kita hanya mengucap syukur, percaya dan bergantung sepenuhnya kepada Allah. Allah pasti akan memampukan dan menguatkan kita untuk terus bertahan dalam kondisi hidup yang sulit karena yakin bahwa kasih setia dan pemeliharaan-Nya selalu menyertai kita.

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau bersyukur atas perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib dalam hidupku. Amin.”

Bacaan Setahun: Yehezkiel 8-10; Ibrani 9.

Renungan 19 November 2022, Bacaan Alkitab Mazmur 77:1-21.

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini 

Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …