
Renungan 19 Februari 2023, Bacaan Alkitab Ester 1.
TEMAN PEWARIS
Ester 1
1 Petrus 3:1. Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya.
Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya,
Berbahagialah orang-orang yang hidup mengasihi satu sama lain, karena kadang kasih manusia itu pura-pura. Ahasyweros mengundang istrinya ratu wasti, tetapi ditolak. Ratu Wasti sombong dan tidak menaruh hormat kepada suaminya. Maka, dibuatlah aturan agar semua istri menghormati suaminya dan dalam rumah tangganya mereka berbahasa suku bangsa masing-masing. Dari zaman dahulu, saat seorang istri tidak hormat kepada suami dan suami tidak mengasihi istri, pertengkaran pasti ada. Ide pernikahan dari Tuhan sendiri tetapi cara menjalani sendiri-sendiri. Suami istri yang telah hidup bersama puluhan tahun, sulit untuk berpura-pura. Kita bisa peka dengan pasangan. Bila terjadi kepura-puraan akhirnya pasti tidak tahan lalu bercerai, kemudian cari pasangan lain, pura-pura lagi, kebongkar siapa aslinya dan kembali bercerai.
Dalam masa pacaran orang bisa berpura-pura. Oleh sebab itu, dalam masa berpacaran harus berani menghadapi konflik. Seriuslah, tetapi bila harus putus jangan dijadikan masalah, karena justru berbahaya jika telah menikah lalu bubar. Masa pranikah adalah masa mengenal. Penikahan tidak seperti kisah dari Christian Hans Anderson: “Bahagia selama-lamanya.” Dalam kenyataan, ruwet ya ruwet. Itulah proses cinta sejati. Dalam pernikahan setiap orang harus jujur terhadap pasangannya, sehingga menghasilkan keturunan ilahi. Laki-laki hidup bijak dengan istrinya sebagai teman pewaris Ilahi. Dari awal harus benar. Jangan melangkah menikah kalau dari awal salah. Keterbukaan itu harus ada. Saling menerima lalu kemudian tutup masa lalu, dan pandang ke masa depan. Pernikahan adalah masa depan.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, jagai setiap pernikahan anak-anak-Mu. Kuduskan sehingga melahirkan anak-anak Ilahi. Amin.”
Bacaan Setahun: Imamat 12-13; Matius 27:11-31.
Renungan 19 Februari 2023, Bacaan Alkitab Ester 1.
19 , 19 Februari 2023, 2023, Februari, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung