
Renungan 17 Juli 2023, Bacaan Alkitab Ayub 42:1-17
MEMANDANG ENGKAU
Ayub 42:1-17
Ayub 42:5. Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
Kita tidak perlu terpaksa untuk percaya kepada Tuhan, karena Tuhan tidak pernah terpaksa untuk mengasihi kita. Markus 4:35-40, Tuhan tidak mengajak kita pergi ke seberang hanya untuk tenggelam. Sering kali ketika kita berada dalam badai, kita merasa Tuhan tidak peduli dan menanyakan Tuhan ada di mana? Sadari, bahwa ada Yesus. Apakah kita berseru kepada Tuhan hanya ketika kita tidak bisa berbuat apa-apa? Badai ada untuk menyadarkan kita, bahwa Tuhan ada di situ, tidak ada momen di mana Tuhan tidak ada, Dia selalu ada.
Kadang kita memulai bersama dengan Tuhan, tetapi kita yang memimpin karena merasa kita lebih tahu. Walaupun kita mengabaikan Tuhan, melupakan Tuhan, Dia tetap ada. Seringkali ketika kita menghadapi permasalahan, Tuhan meyakinkan untuk tidak panik, tetapi kita tetap saja panik. Panik tidak ada gunanya, khawatir tidak ada gunanya. Sebuah pilihan, kita mau serahkan kepada Tuhan atau mau khawatir terus. Banyak sakit penyakit yang ditimbulkan dari kekhawatiran. Jangan hidup seperti kita tidak memiliki Tuhan.
Masih banyak orang yang tetap keras walaupun sudah dihantam badai. Yohanes 6:66-69, di tengah badai pun ada saja yang meninggalkan Yesus. Jika tidak datang kepada Yesus, lalu kita mau ke mana? Percaya Yesus memang tidak mudah, tetapi lebih susah untuk percaya kepada hal lain, karena tidak ada yang lebih baik dari Yesus. Semuanya hanya datang dan pergi, tetapi tidak dengan Yesus. Jangan sampai mulut dan tangan kita berserah, tetapi hati kita melawan. Lukas 6:46-48. Bangun hidup kita di atas firman Tuhan. Hidup di dalam Tuhan bukan berarti bebas badai, tetapi anti badai.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau membangun hidup kami di atas firman-Mu agar ketika badai datang, kami dapat tetap berdiri kokoh. Amin.”
Bacaan Setahun: Nehemia 4-6; Kisah Para Rasul 11
Renungan 17 Juli 2023, Bacaan Alkitab Ayub 42:1-17
17, 17 Juli 2023, 2023, Juli, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung