
Renungan 15 November 2022, Bacaan Alkitab Keluaran 2:1-15.
TIDAK KENAL TUHAN
Keluaran 2:1-15
1 Petrus 5:10. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.
Menarik memperhatikan kehidupan Musa. Musa dipungut dan dibesarkan Firaun di lingkungan istana dan akhirnya diangkat jadi anak raja. Ia bertumbuh besar dengan fasilitas terbaik, pengajaran terbaik, menjadi seorang panglima tentara, hingga akhirnya timbul rasa heroiknya karena ternyata budak-budak di lingkungannya adalah bangsanya, tetapi sayangnya ia tidak bertanya kepada Tuhan karena sepanjang ia bertumbuh ia tidak mengenal Tuhan, ia dididik menyembah berhala. Ia membunuh dua orang mandor orang Mesir, karena ia berpikir ia memiliki otoritas dan kemampuan, namun naas ternyata apa yang ia lakukan menyebabkan ia menjadi buronan. Dari seorang, terhormat berubah menjadi seorang buronan.
Namun, melalui peristiwa itu, ternyata Tuhan memulai melatih Musa dari nol. 40 tahun Musa belajar jadi gembala, sehingga ia menjadi terlatih untuk menjadi gembala bagi umat Israel. Tuhan menurunkan derajat Musa ke titik nol untuk mengangkatnya kembali dengan cara dan kehendak-Nya. Tuhan mau Musa mengenal pribadi-Nya dengan baik dan benar, sehingga ia menaruh percaya dengan hidup menyembah Tuhan. 40 tahun bukan waktu yang singkat, tidak mudah juga menyesuaikan diri dari istana ke padang rumput.
Kita telah ada dalam kasih Tuhan karena karya Yesus di kayu salib. Jangan sampai Ia menarik Anda kembali ke titik nol untuk memakai Anda dalam rencana-Nya. Mari segera berbalik, kenali Tuhan dengan benar, bangun iman dalam pengenal akan Tuhan karena iman bukan berdasarkan kepada pengalaman dan kegagalan, tetapi kepada pengenalan akan Kristus melalui firman Tuhan.
Persiapkan akal budi dengan baik, jaga kekudusan dengan hidup dalam penyembahan yang didasarkan kepada pengenalan yang benar akan pribadi Tuhan, maka Anda akan hidup dalam kasih karunia-Nya yang tidak terbatas.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau mengenal pribadi-Mu dengan benar. Amin.”
Bacaan Setahun: Ratapan 1-3; Ibrani 4.
Renungan 15 November 2022, Bacaan Alkitab Keluaran 2:1-15.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.
GBI Pasir Koja 39 Bandung