
Renungan 12 November 2022, Bacaan Alkitab Mazmur 100:1-5.
GEREJA-GEREJAAN?
Mazmur 100:1-5
Mazmur 100:4. Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
Semasa kecil, kami suka main gereja-gerejaan. Kami menyusun bangku-bangku berderetan, lalu saling berebut menjadi pendeta dan memimpin pujian dengan penuh semangat. Saat itu adalah saat yang sangat menyenangkan.
Anak-anak yang agresif biasanya selalu ingin tampil di depan, memimpin pujian atau berkhotbah. Anak-anak yang pendiam sudah pasti hanya duduk dan menikmati hiburan dari mereka yang tampil di depan.
Adakalanya kami benar-benar terpukau oleh “pengkhotbah” yang mampu meyakinkan pendengarnya, seperti teman perempuan kami yang berkata, “Aku adalah Sang Roh Kudus!” Namun, biasanya mereka yang tampil di depan sudah cukup bagus sehingga hadirin tetap bertahan mendengarkan khotbah mereka meskipun sebentar. Bila khotbahnya tidak cukup bagus, satu per satu anak-anak mulai pergi, beralih ke permainan lain – main lompat tali atau kejar-kejaran.
Kini kami semua sudah beranjak dewasa, tetapi kebanyakan masih belum banyak berubah. Setiap hari Minggu ada yang masih suka main gereja-gerejaan. Mereka duduk di deretan bangku itu hanya untuk mencari hiburan. Bila mereka cukup terhibur, gereja mereka akan berkembang. Jika gereja dirasa kurang menarik, mereka beralih ke permainan lain. – Swindoll –
Mari jemaat Tuhan, jangan lagi kita main gereja-gerejaan, datang ibadah hanya untuk mencari hiburan, tetapi beribadahlah kepada Tuhan dengan sunguh-sungguh.
Doa: “Tuhan Yesus, ampuni kami yang kerap datang ke gereja bukan untuk beribadah tetapi mencari hiburan. Kami mau bertobat, ya Allah. Amin.”
Bacaan Setahun: Yeremia 44-46; Filemon 1.
Renungan 12 November 2022, Bacaan Alkitab Mazmur 100:1-5.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Kini kami semua sudah beranjak dewasa, tetapi kebanyakan masih belum banyak berubah. Setiap hari Minggu ada yang masih suka main gereja-gerejaan. Mereka duduk di deretan bangku itu hanya untuk mencari hiburan. Bila mereka cukup terhibur, gereja mereka akan berkembang. Jika gereja dirasa kurang menarik, mereka beralih ke permainan lain. – Swindoll –
Kini kami semua sudah beranjak dewasa, tetapi kebanyakan masih belum banyak berubah. Setiap hari Minggu ada yang masih suka main gereja-gerejaan. Mereka duduk di deretan bangku itu hanya untuk mencari hiburan. Bila mereka cukup terhibur, gereja mereka akan berkembang. Jika gereja dirasa kurang menarik, mereka beralih ke permainan lain. – Swindoll –
GBI Pasir Koja 39 Bandung