Renungan 11 November 2022

Renungan 11 November 2022 - PERSEKUTUAN DAN IBADAH - Orang Kristen bisa dikelompokkan ke dalam dua ketegori: kelereng dan buah anggur - GBI Pasir Koja 39 Bandung

Renungan 11 November 2022, Bacaan Injil Yohanes 15:4-7.

PERSEKUTUAN DAN IBADAH

Yohanes 15:4-7

Yohanes 15:7. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Orang Kristen bisa dikelompokkan ke dalam dua ketegori: kelereng dan buah anggur. Kelereng adalah ‘unit-unit tunggal yang tidak berpengaruh satu sama lain, kecuali ketika saling berbenturan’. Sebaliknya, buah anggur menghasilkan jus yang akan berpadu, bercampur menjadi satu. Setiap buahnya merupakan ‘bagian dari keharuman’ Tubuh Kristus.

Jemaat Kristen yang mula-mula tidak terserak ke mana-mana seperti kelereng yang berhamburan ke segala arah. Mereka lebih tepat digambarkan sebagai setandan anggur yang diperas bersama-sama lewat penganiayaan. Mereka berdarah-darah dan akhirnya bercampur menjadi satu kesatuan.

Jadi, persekutuan dan ibadah merupakan ciri kekristenan sejati yang dimiliki para anggota keluarga Allah. Sayang sekali ada banyak orang Kristen yang saat ini tidak memiliki hubungan intim seperti itu. Khotbah dan pujian memang penting serta bisa menggugah hati. Namun, itu hanyalah bagian dari pertemuan jemaat yang vital bagi kehidupan rohani mereka. Kita juga harus terlibat dengan sesama orang percaya. Jika kita keluar masuk gereja setiap minggu tanpa ada “noda” jus anggur sedikit pun, sesungguhnya kita belum mengecap manisnya anggur persekutuan itu. – Anne Ortlund.

Dalam sebuah ibadah memang perlu ada pujian, penyembahan dan juga firman Tuhan, tetapi yang lebih utama adalah hubungan intim kita dengan Tuhan Yesus setiap hari yang semakin hari harus semakin dalam.

Jika setiap anggota Tubuh Kristus melakukannya, maka gereja akan memancarkan terang kemuliaan Kristus, sehingga banyak orang akan datang kepada terang itu.

Doa: “Tuhan Yesus, kami mau jadi anggur yang terpadu dengan orang percaya lainnya dan memancarkan harum Tubuh Kristus. Amin.”

Bacaan Setahun: Yeremia 41-43; Titus 3

Renungan 11 November 2022, Bacaan Injil Yohanes 15:4-7

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini 

Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …