
Renungan 11 April 2023, Bacaan Alkitab Yohanes 20:1-10.
KAIN PELUH
Yohanes 20:7. …sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
Mengapa Yesus melipat kain peluh setelah kebangkitan-Nya? Kain peluh yang diletakkan di atas wajah Yesus, tidak dibuang begitu saja. Alkitab mengambil seluruh ayat untuk memberi tahu kita, bahwa kain itu terlipat rapi, dan ditempatkan terpisah dari kain kapan.
Untuk memahami arti penting dari lipatan kain peluh ini, kita harus mengerti sedikit tentang tradisi Yahudi saat itu. Kain yang terlipat berkaitan dengan tuan dan hamba, dan setiap anak laki-laki Yahudi tahu tradisi ini. Ketika pelayan mengatur meja makan untuk tuannya, dia memastikan bahwa itu persis seperti yang diinginkan tuannya. Meja itu dilengkapi dengan sempurna. Kemudian pelayan akan menunggu sampai tuannya selesai makan dan pelayan tidak akan berani menyentuh meja itu, sampai tuannya selesai.
Jika tuannya selesai makan, dia akan bangkit dari meja, menyeka jari-jarinya, mulutnya, dan membersihkan janggutnya. Kemudian akan menggulung serbet itu dan melemparkannya ke atas meja.
Pelayan itu akan tahu sudah waktunya untuk membersihkan meja. Kebiasaan pada masa itu, gulungan serbet berarti, “Saya sudah selesai.”
Namun, jika tuannya bangkit dari meja, dan melipat serbetnya, kemudian meletakkannya di samping piringnya, pelayan itu tidak akan berani menyentuh meja. Serbet yang terlipat itu berarti, “Aku akan kembali!”
Dia akan kembali! Tuhan Yesus melipat kain peluhnya, Dia ingin mengingatkan kita tentang kedatangan-Nya yang kedua kali. Dia akan kembali dan itu pasti! Apakah kita siap? Jadi mempelai-Nya yang tak bercacat cela. Dia hidup dan akan kembali!
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau bersiap menyambut Engkau datang kembali. Amin.”
Renungan 11 April 2023, Bacaan Alkitab Yohanes 20:1-10.
11, 11 April 2023, 2023, April, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung