
Renungan 10 Mei 2023, Bacaan Alkitab Roma 8:14-17
AHLI WARIS
Roma 8:14-17
Roma 8:17. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
Menjadi anak Allah adalah tujuan yang mulia dari kemenangan kasih karunia. Saat seseorang menerima Roh Kudus, hidupnya diarahkan/dipimpin oleh Roh, dia sudah mempunyai hubungan Bapa dan anak. Ia sudah memiliki hubungan derajat yang memberi hak istimewa (Imamat rajani – 1 Pet. 2:9).
Roh Kudus menjadikan kita anak Allah, bukan roh perbudakan (ay. 15). Roh Kuduslah yang memberikan kepastian tentang derajat kita sebagai anak-Nya. Kita disebut sebagi anak angkatnya Allah, artinya suatu kedudukan yang diberikan kepada seseorang yang bukan anak kandung. Karena pekerjaan anugerah Kristus-lah kita mempunyai hubungan itu. Paulus menekankan, bahwa perlunya hubungan dengan Allah sebagai Bapa di dalam Yesus Kristus oleh Roh Kudus.
Kedatangan Roh Kudus yang mendiami adalah jaminan pada warisan orang percaya. Karena Kristus adalah Anak Allah, maka kita adalah ahli waris, orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus.
Jadi, kita percaya bahwa warisan yang sudah diberikan oleh Bapa ini akan diteruskan kepada generasi-generasi berikutnya, asalkan kita mau membagikan berita yang sangat luar biasa ini kepada banyak orang. Semakin banyak orang yang diselamatkan, maka semakin banyak pulalah janji-janji Allah bagi kita dan generasi selanjutnya.
Doa: “Terima kasih Tuhan untuk jaminan status kami sebagai anak Allah oleh Roh Kudus. Amin.”
Bacaan Setahun: 2 Samuel 3-5; Lukas 20:20-47
Renungan 10 Mei 2023, Bacaan Alkitab Roma 8:14-17
10, 10 Mei 2023, 2023, Mei, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Demikian halnya Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya. Roh Kudus menjadi meterai di dalam hati setiap orang yang telah lahir baru dan percaya kepada Kristus. Segala kutuk, kesakitan, malapetaka, dan kesialan sudah luput dari kita semua. Hukum dosa dan hukum maut tidak lagi menjadi bagian kita. Iblis tidak dapat lagi mengusik kehidupan kita sebagai orang percaya karena kita telah dimeteraikan sebagai kepunyaan Allah. Oleh karena Roh Kudus menjadi meterai kita, status kita sudah jelas yaitu anak sah dari Bapa di sorga yang menjadi ahli waris Kerajaan Sorga.
GBI Pasir Koja 39 Bandung