Renungan 08 Desember 2022

Renungan 08 Desember 2022 - ANUGERAH - Kata kunci untuk bisa memahami perikop bacaan firman Tuhan hari ini adalah: “Anugerah.” Anugerah - GBI PASIR KOJA 39 BANDUNG

Renungan 08 Desember 2022, Bacaan Alkitab Yeremia 31:1-9.

ANUGERAH

Yeremia 31:1-9

2 Korintus 5:19. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

Kata kunci untuk bisa memahami perikop bacaan firman Tuhan hari ini adalah: “Anugerah.” Anugerah berarti menerima sesuatu yang sebenarnya tidak layak untuk diterima. Umat Israel tidak layak menerima pengampunan dan pemulihan, tetapi karena anugerah maka mereka dilayakkan. Itulah janji Allah bagi umat-Nya yang berada di pembuangan. Janji ini berlaku untuk semua keluarga dan suku dari Israel, bukan hanya untuk suku Yehuda. Pemulihan dan pengampunan ini mencakup semua orang yang percaya kepada Allah.

Pemulihan itu dilakukan dengan menghimpun umat-Nya yang sudah tercerai-berai karena pembuangan oleh Asyur maupun oleh Babel kembali ke Sion, tempat Allah bertahta di tengah-tengah umat-Nya. Oleh karena itu, Tuhan menyerukan agar mereka bersorak-sorai dan memberitakan kabar baik itu kepada bangsa-bangsa. Hari pemulihan itu akan menjadi hari perayaan penuh sukacita, mengubah tangisan yang dahulu menjadi hiasan perkabungan suku-suku Israel tatkala harus tercerai-berai oleh kekejaman Asyur. Demikian juga hal yang sama akan berlaku di kota-kota Yehuda.

Kita pun sebenarnya tidak layak, tetapi dilayakkan oleh darah Yesus yang tercurah di kayu salib. Dosa kita yang merah seperti kirmizi diubahkan menjadi putih seperti salju. Sudah sepatutnya kita sebagai umat tebusan merayakan pembebasan ini dengan memberitakannya kepada sesama kita. Bersaksi melalui hidup dan perkataan kita, agar mereka melihat karya Allah dalam hidup kita dan akhirnya menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Karya Kristus di kayu salib adalah anugerah terbesar yang kita terima dari Allah, yang sekalipun kita tidak layak menerimanya, tetapi karena kebaikan-Nya kita dilayakkan menerima semua itu.

Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih untuk kasih karunia yang kami telah terima dari-Mu. Amin.”

Bacaan Setahun: Daniel 3-4; 1 Yohanes 2.

Renungan 08 Desember 2022, Bacaan Alkitab Yeremia 31:1-9.

08 , 08 Desember 2022, 2022, Desember, Renungan Harian

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini 

Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …