Renungan 06 Februari 2023

Ilustrasi Renungan 06 Februari 2023 BIASA DILAKUKAN
Ilustrasi Renungan 06 Februari 2023 BIASA DILAKUKAN

Renungan 06 Februari 2023, Bacaan Alkitab Daniel 6:5-12.

BIASA DILAKUKAN

Daniel 6:5-12

Daniel 6:11. Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.

Jika kita perhatikan doa Daniel, seorang yang sedang menghadapi pertentangan soal pemerintahan dari para pejabat tinggi dan wakil raja (didakwa). Para pejabat tinggi itu tidak mendapat alasan apa pun atau sesuatu kesalahan, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya (ay. 6).

Mari kita perhatikan doa yang dinaikan oleh Daniel ini:

  1. Punya komitmen untuk berdoa. Pada saat larangan untuk berdoa diberlakukan, Daniel tetap melakukan doa seperti yang biasa dilakukannya, tidak terpengaruh atau protes dengan larangan itu.
  2. Doanya merupakan ketergantungan dirinya kepada Allah (ay. 11-12).
  3. Punya waktu khusus untuk berdoa (Maz. 55:17-18; 1 Tes. 5:17)
  4. Punya tempat khusus untuk berdoa (menghadap Yerusalem)
  5. Cara berdoa Daniel dengan berlutut. Bukan hanya posisi tubuh tapi sikap hati kita di hadapan Tuhan (1 Sam. 16:7b).

Bagaimana kehidupan doa kita? Jika kita belum memiliki komitmen untuk berdoa, mari kita teladani apa yang Daniel lakukan, meskipun menghadapi tantangan, dia tetap setia berdoa seperti yang biasa dia lakukan.

“Doa sejati adalah cara hidup, tidak hanya untuk digunakan dalam keadaan darurat.”

~ Billy Graham ~

Doa: “Tuhan Yesus, biarlah doa menjadi cara hidup kami, bukan hanya kami lakukan dalam keadaan darurat saja. Amin.”

Bacaan Setahun: Keluaran 23-24; Matius 22:1-22.

Renungan 06 Februari 2023, Bacaan Alkitab Daniel 6:5-12.

06 , 06 Februari 2023, 2023, Februari, Renungan Harian

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini 

Jika kita perhatikan doa Daniel, seorang yang sedang menghadapi pertentangan soal pemerintahan dari para pejabat tinggi dan wakil raja (didakwa). Para pejabat tinggi itu tidak mendapat alasan apa pun atau sesuatu kesalahan, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya (ay. 6).

Jika kita perhatikan doa Daniel, seorang yang sedang menghadapi pertentangan soal pemerintahan dari para pejabat tinggi dan wakil raja (didakwa). Para pejabat tinggi itu tidak mendapat alasan apa pun atau sesuatu kesalahan, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya (ay. 6).

Jika kita perhatikan doa Daniel, seorang yang sedang menghadapi pertentangan soal pemerintahan dari para pejabat tinggi dan wakil raja (didakwa). Para pejabat tinggi itu tidak mendapat alasan apa pun atau sesuatu kesalahan, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya (ay. 6).

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …