Renungan 05 Januari 2023

Renungan 05 Januari 2023 - BERAPA LAMA LAGI? - Ketika seseorang berseru, “Berapa lama lagi?” Maka, pertanyaan itu bisa memiliki dua - gbi pasir koja 39 bandung

Renungan 05 Januari 2023, Bacaan Alkitab Mazmur 13.

BERAPA LAMA LAGI?

Mazmur 13

Mazmur 13:6a. Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu.

Ketika seseorang berseru, “Berapa lama lagi?” Maka, pertanyaan itu bisa memiliki dua kemungkinan. Pertama, orang itu tidak sabar. Orang tersebut ingin kehendaknya segera terpenuhi. Kedua, orang itu ada dalam situasi yang kritis. Keadaannya akan fatal jika ia menunggu lebih lama lagi. Pemazmur berada dalam kondisi yang kedua. Ia berada dalam kondisi kritis, sedih, putus asa, dan butuh pertolongan segera. Itu sebabnya ia berseru kepada Allah, sampai tiga kali bertanya hal yang sama, “Berapa lama lagi?”

Saya percaya banyak di antara kita bertanya hal yang sama, “Berapa lama lagi ya, Tuhan?” Berapa lama lagi kesulitan ekonomi ini teratasi? Berapa lama lagi penyakit saya akan sembuh? Ayat 3a dapat diterjemahkan, “Berapa lama lagi aku harus mencari nasihat dalam diriku?” Artinya, ia sudah berusaha berulang kali untuk mengatasi masalahnya, tetapi terus gagal.

Pertanyaan itu bisa membuat kita bertanya-tanya tentang kasih Tuhan sebagaimana diungkapkan pemazmur, “Berapa lama lagi Kausembunyikan wajah-Mu terhadap aku?” (Ay. 2b). Jika Allah menyembunyikan wajah-Nya, berarti Dia tidak lagi mencurahkan berkat-Nya (bdk. Bil. 6:25-26). Apakah Tuhan sedang menahan berkat-Nya?

Dalam keadaan seperti demikian, ada orang yang menyalahkan bahkan meninggalkan Tuhan. Namun, yang dilakukan pemazmur berbeda. Ia tidak kehilangan iman. Malahan memohon kepada Tuhan agar segera menolongnya (ay. 4-5). Inilah tindakan iman. Sekalipun kita tidak tahu kapan Tuhan menjawab dan bagaimana Dia akan menjawab, kita tetap berseru kepada-Nya. Hal itu didasari keyakinan bahwa Allah tidak melupakannya (ay. 6).

Sekalipun kita sedang menghadapi keadaan yang buruk, sekalipun Allah terasa begitu jauh, tetapi kita harus tetap menaruh kepercayaan kepada Tuhan Yesus, bahkan berseru lebih nyaring lagi kepada-Nya.

Doa: “Sekali pun aku dalam kesulitan saat ini ya Tuhan, aku percaya kasih setia-Mu ya Allahku. Amin.”

Bacaan Setahun: Kejadian 9-10; Matius 5:1-16.

Renungan 05 Januari 2023, Bacaan Alkitab Mazmur 13.

05 , 05 Januari 2023, 2023, Januari, Renungan Harian

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini 

Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …