Rangkuman Khotbah Pekan Doa

Suasana ibadah di pekan doa hari keempat

Pekan Doa Hari ke-1

Bapak Pdt. Rubin Adi Abraham.

Kita telah dipilih dan ditentukan sejak semula oleh Allah. Kita juga dipanggil, diberi karunia Roh Kudus dan dimuliakan oleh-Nya. Kita hidup semata hanya karena kasih karunia dari Tuhan Yesus Kristus

Pekan Doa hari ke-2

Bapak Pdt. Iwan Y. Simbolon

Hanya Yesuslah

  1. Satu-satunya Jalan.
  2. Satu-satunya Kebenaran.
  3. Dan satu-satunya sumber Hidup.

Kalau kita memiliki Yesus, maka kita tidak perlu kuatir akan apapun juga, karena Dia sanggup menolong kita dengan cara-Nya.

Pekan Doa hari ke-3

Bapak Pdt. Simon Irianto

Roh Kudus adalah kunci hidup berkemenangan. Bersyukurlah, karena ada Roh Kudus yang mengurapi, membimbing, dan mengarahkan kehidupan kita. Kita menjadi orang-orang yang lebih dari pemenang karena kuat kuasa dan pengurapan yang dari Roh Kudus.

Pekan Doa hari ke-4

Bapak Pdt. David Kurniadi

Jika kita rindu akan karya Roh Kudus yang nyata dalam kehidupan sehari-hari, maka kita harus:

  1. Selalu bersekutu dengan Roh Kudus.
  2. Selalu libatkan Roh Kudus dalam segala tindakan dan rencana.
  3. Berikan hati yang selalu mau diajar oleh Roh Kudus.

Pekan Doa hari ke-5

Bapak Pdt. Yohanes Sudarmadji

Doa profetik adalah doa syafaat tingkat strategis yang mempersiapkan jalan bagi penginjilan yang efektif.

Pekan Doa hari ke-6

Bapak Pdt. Yusuf Rachman

Yang mesti paling kita takutkan dalam kehidupan adalah kehilangan urapan atau api ROH KUDUS. Membaca firman Tuhan menjadi bergairah. Melayani dengan bergairah. Hidup tanpa api atau pengurapan Roh Kudus itu ibarat kita hidup tetapi sesungguhnya mati. Kita tidak akan tahan menghadapi kehidupan apalagi melakukan pelayanan.

Untuk hidup dengan api Roh Kudus, maka kita harus: mati dari daging dan hal-hal duniawi, mau hidup dikuasai Roh Kudus dan mengerti bahwa ada kepentingan Tuhan untuk pengurapan tersebut.

Pekan Doa hari ke-7

Ibu Pdt.  Ruth Pinta

Roh Kudus adalah satu Pribadi. Ia bukan daya atau kuasa. Ia adalah Pribadi Ilahi. Ia adalah Allah sendiri.

  1. Ia dapat berkata (Why. 2:7).
  2. Ia memohon (Rm. 8:26).
  3. Ia menyaksikan ttg Allah (Yoh. 15:26).
  4. Ia memimpin (Kis. 8:29).
  5. Ia memberi komando.
  6. Ia membimbing.
  7. Ia menetapkan (Kis. 20:28).
  8. Ia dapat didustai (Kis. 5:3-4).
  9. Ia dihujat (Mat. 12:31-32).
  10. Ia dapat berduka.

Pekan Doa hari ke-8

Bapak Pdt. Handoyo Sutikno

Semua anak-anak Tuhan pasti dapat mendengar suara Tuhan. Tujuan Roh Kudus ada di dalam kita salah satunya ialah agar Bapa dapat berbicara kepada kita. Mengapa kita tidak mendengar suara Roh Kudus? Karena kita tidak memberi kesempatan ROH KUDUS bicara! Tujuan kita mendengar suara Roh Kudus adalah agar lebih mengasihi Bapa dan sesama. Ada 2 hal penting yang mesti kita miliki: 1. Harus banyak membaca firman Tuhan dan kerendahan hati.

Ciri suara ROH KUDUS:

  1. Lembut dan tenang.
  2. Mudah terpotong dengan penonjolan diri.
  3. Muncul dalam bentuk kata ganti orang pertama.
  4. Isinya tidak biasa tetapi pasti baik, membangun, menguatkan dan menegur.
  5. Punya otoritas dan wibawa. Kita tidak akan mudah lupa dan menjadi rhema.

Pekan Doa hari ke-9

Bapak Pdm. Dede Imawan

Orang Kristen yang tidak mengandalkan Roh Kudus sangatlah bodoh, karena ada kekuatan yang luar biasa saat kita hidup mengandalkan ROH KUDUS. Kunci mujizat dalam pelayanan Yesus adalah hubungan yang Ia miliki dengan Bapa (Yoh. 5:19; 14:16, 26; Kis. 10:38).

Mzm. 25:4 dan 12, Allah dengan hikmat menuntun org percaya yang setia.

  1. Allah memiliki rencana untuk setiap orang percaya (Ef. 2:10; 11-13; Mzm. 84:6-7). Kej. 12:1 (Abraham). Kej. 45:4 (Yusuf). Kej. 50:24 (Israel). Luk. 18:31 (Tuhan Yesus).
  2. Disampaikan melalui Firman Allah (2. Tim. 3:16) dan ROH KUDUS (Kis. 8:29; 10:19; 13:2; 15:8). Bisa melalui mimpi, penglihatan dan nubuatan.

Pekan doa hari ke-10

Bapak Pdt. Jantje Haans

2 Kor. 13:13.

Orang yang tidak memiliki ROH KUDUS bukan milik Kristus.

Untuk membangun keintiman, maka kita harus memperbanyak persekutuan dengan Roh Kudus. Persekutuan berasal dari kata koinonia, yang berarti: Fellowship, partnership, sharing together, close mutual association and intimacy (1 Kor. 2:10-13).

Bagaimana supaya menerima Baptisan ROH KUDUS?

  1. Miliki hati yang haus (Yoh. 7:37).
  2. Bertobat, percaya dan terima dengan iman (Kis. 2:38, 1 Kor 2:14).
  3. Bertindak dan praktekkan apa yang Roh Kudus karuniakan (1 Kor. 14:2-4).

Oleh: Erlina dan Adeth

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …