PRAISE AND WORSHIP (Pujian dan Penyembahan)

Pesan Gembala Sept
Oleh: Pdt. Dr. A.L. Jantje Haans

Pujian dan penyembahan dalam ibadah gereja-gereja beraliran Karismatik/ Pentakosta merupakan bagian ibadah yang sangat penting dan antusiasme jemaat dengan semangat energik, spontan, dan terutama peranan aktif Roh Kudus, seperti bernyanyi, bertepuk tangan, menari dan memuliakan Tuhan Yesus Kristus di mana tujuannya adalah untuk mengalami hadirat Tuhan secara pribadi dan mendalam, sehingga jemaat dapat menerima pemulihan, kekuatan baru, kesembuhan Ilahi dan berbagai mujizat serta perjumpaan rohani dalam beribadah.

Oleh sebab itu, GBI Pasir Koja sepanjang bulan September 2025 ibadah mingguan akan beribadah dengan tema Pujian-Penyembahan, sebagai berikut:
Pada minggu pertama, 07 September 2025 akan mengkhotbahkan ‘Sikap Penyembah.’ (Luk. 18:9-14, Luk. 19:1-10), antara lain adalah rendah hati, adanya pengakuan dosa dalam memuji Tuhan, hati yang tulus disertai rasa hormat kepada Tuhan, Tuhan itu maha Besar, ucapan syukur atas kebaikan dan Kasih Tuhan.

Minggu kedua, 14 September 2025 akan membahas tentang ‘Bukan Penggemar, tetapi Penyembah.’ (Maz. 95:1-11, Yoh. 12:1-8). Menekankan bahwa penyembahan sejati adalah tindakan menyeluruh dari hati, pikiran, dan seluruh hidup, yang mengarah pada hubungan pribadi dengan Tuhan, bukan sekadar kekaguman pasif atau dukungan terhadap seorang figur (seperti penggemar). Ini berarti bahwa bukan hanya mengagumi Kristus, tetapi hidup dalam penundukan diri, kasih, dan ketaatan yang lahir dari hati yang menyembah Tuhan dalam roh & kebenaran, sesuai dengan ajaran Yohanes 4:24.

Minggu ketiga, 21 September 2025 akan mengutarakan tentang ‘Bukan Keintiman Palsu.’ (Yoh. 4:13-14, 22-24, Luk. 15:28-32). Pernyataan “Dalam Pujian dan penyembahan kepada Kristus, bukanlah Keintiman Palsu” merujuk pada kebenaran bahwa pujian dan penyembahan yang tulus kepada Kristus menghasilkan keintiman yang sejati antara penyembah dan Tuhan, bukan keintiman yang pura-pura atau palsu.

Minggu keempat, 28 September 2025, pujian dan penyembahan kepada Kristus harus secara sadar jemaat ‘Memilih untuk tetap Menyembah Tuhan.’ (Dan. 3:12-18; Mzm.23:4; Kisah.16:16-26). Memilih untuk tetap menyembah Tuhan Yesus berarti mengakui dan menerima-Nya sebagai Allah yang Ilahi, Putra Allah, Juru Selamat, dan Tuhan yang layak menerima penyembahan, berdasarkan kasih karunia dan anugerah-Nya yang menyelamatkan.

Check Also

Pesan Gembala April

PASKAH

Oleh: Pdt. Dr. A. L. Jantje Haans (Gembala Sidang) Rangkaian Paskah yang dikenal dengan Tri …