
Dalam konteks keesaan gereja, berbangsa dan bernegara, peran dan tanggung jawab generasi muda Kristen sangat besar. Pemuda Kristen harus berani menempatkan dirinya di garda terdepan dalam mewujudkan spiritualitas iman Kristen, kedamaian, kesejahteraan, keadilan, kebenaran, dan praktek kasih Kristus di Indonesia berdasarkan anugerah Allah dalam kasih-Nya. Ini menunjukkan, bahwa generasi muda Kristen merelevansikan imannya di tengah-tengah masyarakat.
Oleh karena itu, peran generasi muda sepanjang bulan Juli 2021 akan kita bahas, antara lain:
Pertama: Generasi muda harus belajar dari generasi sukses yang Yusuf perankan (Kej. 39:1-10; 41:37-45). Keteladanan Yusuf dalam menampilkan dirinya, untuk tidak jatuh dalam dosa seksual, dan keserakahan secara hedonism, sehingga Yusuf tetap hidup kudus dan takut akan Tuhan.
Kedua: Generasi muda, harus bersiap menerima tongkat estafet kepemimpinan rohani (Ul. 31:1-8; Maz. 119:9-12). Konsep persekutuan dan nasionalisme merupakan dua hal yang saling berkaitan, dan dua hal tersebut sepatutnya dimiliki oleh pemuda Kristen, untuk mengimplementasikan imannya di tengah-tengah kehidupan bangsa Indonesia. Pemuda Kristen dituntut untuk meningkatkan ketekunan dalam kejujuran, mengasah setiap potensi yang dimiliki, dan menyalurkan kreativitas kepada pembangunan iman Kristen.
Ketiga: Generasi Potensial perlu mengimplementasikan kemampuannya secara maksimal (1 Sam. 17:45-47). Generasi muda patut meneladani pengalaman raja Daud ketika berperang menghadapi Goliat. Daud berperang dalam representasi menegakkan wibawa Tuhan semesta alam, bukan dengan pedang dan lembing apalagi kemampuan Daud, tetapi dalam nama Tuhan serta sekalian alam.
Keempat: Generasi muda memperlengkapi dirinya dengan, the power of revival (kuasa kebangkitan Kristus) (1 Tim. 4:11-16; 2 Tim. 1:3-8). Dalam Kebangkitan Kristus tersirat sebuah peperangan dengan kuasa maut, tetapi syukur kepada Allah, Yesus Kristus, Tuhan memperoleh kemenangan atas maut (1 Kor. 15:54-58).
Dalam mengimplementasikan iman Kristen di tengah-tengah kehidupan bangsa, generasi muda Kristen dituntut mempunyai idealisme yang tinggi, semangat juang yang kukuh, dan tidak larut dalam berpikir pragmatis, sehingga menjadi acuh tak acuh, masa bodoh, sinis, dan akhirnya frustrasi.
Generasi muda Kristen harus memperjelas perannya, dalam kehidupan spiritual gerejani, sosial politik, dan kesejahteraan bangsa, agar gereja dapat melahirkan generasi muda Kristen yang kreatif serta berpartisipasi mengisi pembangunan di segala bidang kehidupan. Salam bagi generasi muda, Tuhan Yesus Kristus memberkati!
GBI Pasir Koja 39 Bandung