Pentingnya Berdoa

Doa merupakan “mesin kehidupan” orang Kristen, komunikasi antara yang diselamatkan dan Juruselamat. Doa merupakan persatuan dari kehendak yang diciptakan dengan yang menciptakan, “the unity of the will of the created one and the Creator.” Doa merupakan persatuan dari kehendak kita, kemauan kita, yang harus sesuai dengan kehendak Allah pencipta.

Doa sangat penting, walau Alkitab dengan jujur mengatakan kepada kita, bahwa kita sebenarnya tidak tahu bagaimana seharusnya berdoa. Ini jujur sekali. Siapa yang mengetahui bagaimana seharusnya berdoa? (Rm. 8:26). Kita hanya meminta saat berdoa, meminta sesuai kemauan kita sendiri. Dalam berdoa kita mau supaya Tuhan menyesuaikan dengan kehendak kita, padahal seharusnya kitalah yang menyesuaikan dengan kehendak Tuhan selaras dengan tuntunan Roh Kudus dan terlebih sesuai dengan kehendak Allah.

Dengan konsistensi dan kedisiplinan berdoa (1 Tes. 5:17), maka itu akan mengasah kepekaan roh manusia untuk berdialog dengan Tuhan secara konstan. Ruang penyembahan dan Bait Allah tersedia secara maksimal baik di rumah-rumah atau di gereja, yang akan meningkatkan kepekaan hubungan antara manusia dengan Tuhan atas bantuan Roh Kudus, sehingga respons akhir akan mengakibatkan kualitas penyembahan kita meningkat secara mantap. Dan setiap individu yang konsisten menaikkan doa kepada Kristus adalah individu yang siap menghadapi peperangan roh, sebab peperangan kita bukan melawan darah dan daging (Ef. 6:10-18).

Ketulusan hati selama berdoa, akan mengisi waktu-waktu berdoa tanpa ada instruksi manusia untuk berdoa dan memupus kejenuhan dalam melaksanakannya, melainkan kesadaran tingkat roh yang menyebabkan berdoa adalah sebuah keintiman Roh kudus dan roh manusia secara sukacita yang dipenuhi harapan-harapan di mana Tuhan akan menjawab doa kita, bahkan melebihi ekspektasi yang kita pikirkan dan doakan (Ef. 3:20; Yak. 4:1-3).

Satu hal penting, bahwa doa seharusnya tidak menjemukan apalagi membosankan, karena terjadi komunikasi dinamis “bagaikan sepasang kekasih yang sedang dilanda cinta kasih-asmara,” inilah sebuah rahasia roh karena Allah mengkomunikasikan maksud-Nya kepada kita, ada rahasia-rahasia Allah yang kelak akan disampaikan kepada kita ketika kita menaikkan doa, baik doa prophetic, doa syafaat bagi bangsa dan negara, dan terlebih rahasia-rahasia-Nya yang akan dinyatakan kepada para pendoa (Luk. 18:1-8). Itu sebabnya Anda perlu berdoa sendiri untuk doa bagi “benih sulung” yang telah Anda tulis, dan akan memperoleh dukungan sepenuhnya dari para pendoa syafaat di gereja ini, kami mengajak mari berdoa bertalu-talu (terus-menerus), karena tahun 2019 adalah tahun di mana Tuhan akan membukakan rahasia bagi berkat Anda!

Tidak ada seorangpun yang berhak memisahkan Roh Kudus dari kebenaran, dan tidak ada seorang pun yang berhak memisahkan pimpinan Roh Kudus dengan roh kita. Jika pikiran kita tidak dipimpin oleh kebenaran, kita belum bisa berbakti kepada Allah. Jika hati dan nurani kita tidak dipimpin oleh Roh Kudus, kita belum mengerti bagaimana berdoa kepada Tuhan. Jadi, berbakti kepada Tuhan dalam kebenaran dan roh, berdoa kepada Tuhan dalam pikiran dan hati nurani yang dipimpin oleh Roh. Roh Kudus tidak mungkin memimpin seseorang tanpa memakai kebenaran.

Dengan kebenaran Dia memimpin kita dengan firman Tuhan menjadi pedoman hidup. Firman Tuhan menjadi pelita dalam jalan kita, firman Tuhan menjadi penerang bagi hati nurani, dengan cahaya Firman kita dipimpin. Saudara-saudara, seorang yang rohani adalah seorang yang taat kepada kebenaran Alkitab. Seorang yang bijaksana adalah seorang yang menaklukkan pikiran di bawah kuasa Roh Kudus dan kedaulatan Tuhan Allah.

Oleh: Pdt. A. L. Jantje Haans

Check Also

Pesan Gembala April

PASKAH

Oleh: Pdt. Dr. A. L. Jantje Haans (Gembala Sidang) Rangkaian Paskah yang dikenal dengan Tri …