
Belajar, sesungguhnya merupakan sebuah proses yang dilakukan untuk menjadi dasar melakukan adaptasi terhadap lingkungan. Sementara lingkungan manusia terus mengalami perubahan, mengharuskan setiap individu jemaat, menumbuhkan sikap untuk terus-menerus belajar secara konsisten menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungannya. Belajar bukan hanya dilakukan oleh individu, tetapi juga oleh kelompok atau jemaat dan organisasi sekaligus, terutama dalam kelompok hidup berjemaat, khususnya dalam sel-sel kecil (carecells) di dalam gereja lokal.
Pada bulan Januari 2026, pembelajaran ini akan coba kita lakukan dalam khotbah-khotbah mingguan yang sudah diprogramkan secara berkala untuk memberi contoh kepada kelompok carecells jemaat, di GBI Pasir Koja 39 dan cabang-cabang di sekitar kota Bandung, dengan tema-tema khotbah mingguan, yakni:
Tanggal 4 Januari 2026, dengan tema “Spiritual lifelong learners, Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat” (Ams. 9:9-10; 2 Pet. 3:18). Dengan tujuan membentuk jemaat yang terus bertumbuh dalam kasih, karakter dan hikmat, dan untuk membentuk jemaat yang terus tertantang untuk memiliki kerinduan belajar dalam pelayanan dan karakter.
Tanggal 11 Januari 2026, dengan tema, “Growing, not just Knowing, Bertumbuh bukan hanya mengenal,” (1 Kor. 8:1-3; Efe. 4:14-16; Yak. 1:22-23). Dengan tujuan membentuk jemaat yang dikuasai firman Tuhan (menghidupinya) bukan hanya menguasai dan tidak sekedar menghafalkannya, serta menjadi jemaat yang mengalami transformasi dan bukan sekedar informasi belaka.
Tanggal 18 Januari 2026, dengan tema, “Pengelola dan bukan penguasa keuangan” (Mat. 25:14-30; 1 Kor. 4:1-2 dan 1 Pet. 4:10-11). Dengan tujuan membentuk kesadaran jemaat, bahwa hidup, waktu, kemampuan, keluarga, pekerjaan dan berkat adalah amanat Tuhan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab Ilahi, bukan sekedar bekerja untuk kepuasan diri sendiri.
Tanggal 25 Januari 2026, dengan tema, “Tuhan vs Mamon” (Mat. 6:25-34; Luk. 16:10-18; 1 Tim. 6:8-10). Dengan tujuan: 1. Jemaat belajar untuk cerdas mengelola keuangan; 2. Jemaat mampu bersyukur dengan apa yang diperolehnya; 3. Percaya akan janji-janji Tuhan; 4. Tidak melihat JUDOL dan PINJOL sebagai alternatif jalan pintas yang harus dilakukan.
Mari jemaat GBI Pasir Koja 39 dan cabang-cabang di sekitar kota Bandung memasuki tahun 2026 yang penuh tantangan ini dengan belajar lebih cerdas lagi mengatur dan mengelola kehidupan rumah tangga atas anugerah dan kekuatan Roh Kudus serta memohon hikmat dari Tuhan Yesus Kristus, agar ketahanan Iman yang kita pelajari dari khotbah-khotbah mingguan terus-menerus membimbing kita secara konsisten dan harmoni di dalam rumah tangga kita masing-masing.
Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberkati kehidupan seluruh jemaat GBI Pasir Koja 39 dan cabang-cabang di sekitar kota Bandung, haleluya AMIN.
GBI Pasir Koja 39 Bandung