Pekan Doa GBI Pasir Koja 39 Bandung, 26 Mei – 04 Juni 2017
Puji Tuhan, dalam kondisi banyak persoalan di bangsa Indonesia, semakin banyak anak Tuhan yang terlibat aktif dalam acara pekan doa. Bersemangatnya jemaat untuk hadir doa tercermin dari jumlah rata-rata kehadiran selama pekan doa yakni 236 orang (yang terendah 187 orang dan tertinggi 377 orang).
Hari ke -1
Roh Kudus Kuhaus Pada Mu – Pdt. Rubin Adi Abraham
Di tengah kekacauan jaman ini, Semakin banyak orang yang diuji keyakinannya, bahkan di kalangan Kristiani sendiri. Oleh Karena itu kita sangat memerlukan Roh Kudus utk memimpin dengan cara:
- Meyakini Yesus Adalah Tuhan (Yoh.1:1-14)
- Rindukan hadirat-Nya (Kis. 1:13-14, 4:31)
- Menjadi Saksi Kristus (Kis. 1:8)
- Menantikan kedatangan Yesus Kembali.
Hari ke – 2.
Hidup Dalam Hikmat dan Marifat – Pdt. Ruth Pinta
1 Kor 12:1
Hikmat adalah wahyu Tuhan yang datang pada umat-Nya pada waktu tertentu, saat ada tekanan/ kesulitan/ untuk melayani jiwa.
Karunia ini perlu pelatihan dan pengenalan akan Tuhan yang kontinyu agar:
- Penyampaian tepat .
- Proses kedewasaan rohani bersama Roh Kudus.
Hikmat Dunia adalah kebodohan, berbeda dengan hikmat dari Tuhan.
Hari ke – 3.
Dampak dipenuhi Roh Kudus – Pdt. Jusuf Tarigan
Para murid Yesus pun alami kegagalan:
- Di pekerjaan, gagal tangkap ikan (Luk. 5:5)
- Di pelayanan, gagal layani pelepasan (Mark. 9 :17-18)
- Mengiring Yesus, melarikan diri saat Yesus ditangkap (Mark. 14 :50)
Setelah Pencurahan Roh Kudus:
Petrus berkotbah 3000 orang bertobat dan percaya Yesus, para murid dengan berani memberitakan Injil. Pelayanan para murid disertai tanda dan mujizat (Kis.3:5-9).
Kita adalah orang biasa yang dipakai Tuhan menjadi luar biasa.
Hari ke – 4.
Buah Roh: Kasih & Sukacita – Pnt. Timotius Chandra
Kepandaian belum tentu menjadi hal yang disukai dan menarik.
Raja Daud memiliki hubungan yang erat bersama Tuhan sehingga ia mendengar bagaimana harus berperang dan memenangkannya dengan gemilang (1Taw. 14:8-17). Dia juga tahu bahwa gerakan Roh tidak selalu monoton sehingga dengan mendengar suara Roh, Ia selalu hidup dalam mujizat, sukacita kemenangan dan pembelaan Tuhan.
Kasih yang sempurna dari Tuhan yang Daud rasakan membuat Daud sangat menghargai hubungannya dengan Roh Kudus.
6 Hal yang didapatkan ketika bergaul intim dengan Roh Kudus: berani menghadapi tantangan masa depan, berani menghadapi situasi apapun, mengalami terobosan demi terobosan, menerima pewahyuan baru yang kuat, pengendalian diri, ditakuti setan.
Hari ke – 5.
Buah Roh: Damai Sejahtera & Kesabaran – Pdt. David Kurniadi
Damai sejahtera adalah ketenangan yang berasal dari kebenaran / Tuhan sendiri : damai bersifat unconditional (Roma 5:1), mampu lepas dari dosa (Roma 16:20), melampaui segala akal, hasil dari proses pendewasaan.
Yesus tidak terintimidasi saat dihakimi di depan Pilatus dan MA demikian juga murid-murid ketika bersaksi (Filipi 4:7)
Banyak orang hanya mencari fenomena (rasa jamahan Roh Kudus) atau kuasa Roh Kudus, melupakan yang utama yakni kedewasaan rohani.
Damai sejahtera berbicara tentang kestabilan. Diilustrasikan kapal pesiar besar yamg memiliki hotel, resto, mall, lapangan golf, dll dan berlabuh di pantai yang sama dengan sebuah perahu kecil. Keduanya mengalami ombak dengan kekuatan yg sama. Tentunya goncangan yang dirasakan kapal kecil akan terasa lebih besar dan menggambarkan orang yang tidak dewasa, mereka mudah terprovokasi dan reaktif melihat kondisi sekitar yang mengkuatirkan atau mengganggu.
Dengan memiliki damai sejahtera kita akan mudah memiliki kesabaran (merespon situasi sekitar dengan tenang).
Hari ke – 6.
Buah Roh: Kemurahan – Kebaikan – Kesetiaan – Pdt. Yusuf Rachman
Kita berbuah bukan karena usaha sendiri dan di luar Tuhan kita tidak bisa berbuah (Yoh 15:1-5). Orang Kristen tidak berbuah bisa karena tidak mau atau cuma berusaha dengan kekuatan sendiri.
Seperti Pohon yang dapat berbuah ketika dikasihi demikian pula manusia yang dijawab kebutuhannya dengan pimpinan Roh Kudus. Kuncinya: jika kita hidup oleh Roh pasti akan berbuah Roh. Kemurahan, Kebaikan dan Kesetiaan muncul otomatis saat kita hidup dipimpin Roh. Seperti ketika pasangan tetap memutuskan untuk menikah walaupun tahu akan mengalami konflik; tetapi mereka saling bermurah hati, berbuat baik dan setia sehingga hubungannya langgeng.
Ubah Doa kita yang penuh rengekan (mental pengemis) menjadi seperti anak yang penuh iman dan sopan karena Bapa kita adalah Tuhan yang punya langit, bumi beserta isinya.
Hari ke – 7
Buah Roh: Kelemahlembutan dan Penguasaan Diri – Pnt. Leonardo Mangunsong
Saat ini, roh kegelapan sedang mengadu domba dan mengacaukan Indonesia, namun luarbiasanya kita juga melihat bagaimana Tuhan bekerja dengan dahsyat memulihkan bangsa ini dengan cara memoles gereja-Nya: ketika ada kekerasan, gereja memancarkan kelemahlembutan; ketika ada kenajisan, gereja memancarkan kekudusan dan seterusnya (Roma 8: 15-16).
Hanya dengan belajar dalam peperangan rohani dalam pimpinan Tuhan kita akan alami ketenangan (Mat 11:29). Roh yang lemah lembut memimpin kita untuk tunduk pada Allah dan melawan Iblis sehingga perkataan kita baik dan yang mendengarnya mendapat karunia pada waktunya Tuhan (Ef 4:29). Didikan Tuhan bukan hanya kasih karunia tapi juga melalui penderitaan dan penganiayaan sehingga muncul kelemahlembutan dan akhirnya penguasaan diri.
Janji Tuhan bahwa orang percaya akan melakukan perkara yang lebih besar dari yang Yesus kerjakan belum terjadi karena banyak yang tidak dewasa, tidak menjaga hati. Mari kita belajar berkata penuh hikmat dan hormat. Orang yang menguasai diri merebut Kota. Berbahasa Roh adalah cara untuk membangun penguasaan diri, karena: saat berbahasa Roh, kita berbicara kepada Tuhan, membangun iman diri sendiri.
Hari Ke – 8
Keluarga Yang Kuat Dalam Pimpinan ROH KUDUS – Pdm. Felicia Aslam
Keluarga sangat penting bagi Tuhan, karena itu mujizat pertama dalam Alkitab adalah pernikahan di Kana dan diakhiri dengan perjamuan pernikahan Anak Domba.
Survey BKKBN menyatakan bahwa perceraian di Indonesia menempati tempat ke – 3 se Asia Pasifik, setelah RRC dan India. Di Indonesia tercatat dalam 1 jam terjadi 40 perceraian. Penyebab perceraian utama adalah persoalan ekonomi dan perselingkuhan. 70% penggugat cerai adalah kaum wanita. Komnas Anak mencatat angka yang sangat tinggi pada kekerasan fisik dan psikis di keluarga Indonesia. Tak terkecuali hal ini terjadi di keluarga Kristiani.
Meski kadang dalam proses ini ada konflik dan sakit hati, kita ketahui bahwa dasar hidup sebagai suami isteri adalah kasih yang berisi pengorbanan dan pengampunan.
Mulailah membangun hubungan dengan Roh Kudus melalui pembacaan Alkitab secara teratur, secara pribadi, korporat, offline atau online. Terbukti negara Korea mengalami kemajuan pesat secara ekonomi.
Ingatlah: Orang yang tidak percaya Firman Tuhan adalah Orang yang Bodoh.
Hari ke – 9.
Melepaskan Belenggu-belenggu dengan Pelayanan ROH KUDUS – Pdt. Simon Irianto
Yesus menerima urapan Roh untuk melepaskan belenggu dan kuasa ini diteruskan kepada gereja-Nya (Luk. 4:18-19). Pengurapan bukan untuk cari sensasi tapi utamanya adalah untuk layani sekitar kita dan menjadi jawaban (Kis. 10:38)
Tiga tingkatan penyampaian firman Tuhan: memberi Info – tidak membawa perubahan secara karakter, powerless; memberi inspirasi / motivasi; mengimpartasi kehidupan.
Dengan urapan, Tuhan melayani melampaui batasan manusia. Roh Kudus disebut “PARAKLETOS” : penolong yang memampukan kita melayani yang menjamah dan berdampak positif bagi hidup orang lain. Seperti api yang berguna panasnya, bukan asapnya saja yang memedaskan mata.
Mungkin kita tidak punya apa-apa tetapi ketika mempunyai kehausan akan Tuhan kita akan menjadi powerfull, seperti alat potong baja yang menggunakan mata pisau dari air bertekanan tinggi.
Dalam ucapan doa berkat di 2 Korintus 13 disebutkan kasih karunia Yesus Kristus dan persekutuan (=Partnership ) dengan Roh Kudus memampukan terjadinya pelipat gandaan dan hasilnya luar biasa. Seperti ilustrasi petani di luar negeri yang dapat memanen ribuan hektar hanya dengan 2 orang yang menggunakan alat modern, demikian pula Roh Kudus yang tinggal di dalam kita menghasilkan buah Roh, Kuasa dan tanda ajaib untuk penuaian besar di akhir jaman.
Hari ke -10.
Hidup Memberkati Kota Dan Bangsa Bersama ROH KUDUS – Pdt. A. L. Jantje Haans
Sekarang kita telah tiba di Pantekosta ke – 3 (setelah Loteng Yerusalem dan Asuza Street) di mana hari demi hari terjadi goncangan yang seharusnya menyebabkan anak Tuhan semakin bersinar bagi Indonesia. Mari saudara-saudari tangkap panggilan Roh Kudus untuk bekerja sama dengan-Nya, untuk membawa pelipatgandaan di keluarga, kota dan negara Indonesia.
Yoel 2: 26-32
- Ada janji yang luar biasa kepada bangsa yang bertobat (2 Tawarikh 7:14):
- Merendahkan diri, b. Berdoa, c. Mencari wajah-Ku, d. Berbalik dari jalannya yang jahat.
- Ada urapan Roh Kudus di 5 generasi manusia di kota-kota besar: generasi Z, Y, X, baby boomer dan silent.
- Mujizat dan goncangan akan terjadi dengan luar biasa, bangsa-bangsa akan datang kepada-Nya, kita akan tercengang dengan kekayaan bangsa-bangsa yang akan datang padamu, kambing domba Kedar dan Nebayot akan berhimpun dan tersedia bagi ibadah kita.
- Penuaian jiwa besar-besaran akan terjadi (Kis. 2:21)
Demikian rangkaian Doa 10 hari berjalan dengan luar biasa dan berdampak untuk setiap jemaat yang hadir. Terima kasih untuk keikutsertaan maupun dukungan semua pihak, juga yang menabur waktu, doa, dana dan daya yang tak terkira. Mewakili seluruh panitia, gembala dan staf pelayanan, kami minta maaf bila ada kesalahan maupun hal yang kurang berkenan dalam pelaksanaan acara, ada sebagian jemaat juga tidak kebagian mealbox karena disediakan untuk 150 orang pertama dan ditujukan bagi yang hadir tidak terlambat.
Terus bersemangat dan bekerja dengan kuasa Tuhan yang dahsyat!
Kuncinya, sadari dan sediakan waktu untuk bangun hubungan intim dengan Tuhan; Ia merindukan Anda, apapun latar belakang dan usia Anda.
Mari perbaharui terus pengenalan akan Roh Kudus yang spesial Tuhan berikan, untuk menyertai kita SETIAP SAAT, selesaikan panggilan hidup dengan kemenangan gemilang!!
Jadilah Pribadi tidak sia-siakan fasilitas Ilahi ini, Tuhan Memberkati Anda Sekalian!
Untuk naskah lengkap khotbah Pekan Doa 10 hari dari tanggal 26 Mei 2017 – 4 Juni 2017, semua sudah di unduh dalam akun Instagram @gbipasirkoja dengan tagar #pekandoapasko39
Oleh: Ferry Lukianto
GBI Pasir Koja 39 Bandung