
Setiap orang percaya dipanggil oleh Allah untuk melayani-Nya, Dan dalam Matius 20:25-28, Tuhan Yesus menghendaki setiap pelayan-Nya untuk tidak serupa dengan pemerintah bangsa-bangsa yang memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Matius 20:25-28 mengajar kita beberapa pelajaran penting dalam hal melayani, antara lain:
1. Setiap kita harus mengajar sesama orang percaya dengan cara memberi petunjuk dan mengajar mereka untuk taat, menasihati dan menghibur mereka, bukannya memerintah atau menguasai mereka.
2. Setiap murid-murid Kristus memiliki tugas untuk saling melayani, demi kemajuan bersama. Ini mencakup kerendahan hati dan saling melakukan kebaikan. Para pengikut Kristus harus siap merendahkan diri untuk mengerjakan tugas yang paling rendah sekalipun demi kebaikan setiap orang.
3. Martabat para murid Kristus adalah untuk setia melakukan tugas pelayanannya terhadap sesama. Bahwa cara untuk menjadi besar dan terkemuka adalah dengan bersikap rendah hati dan suka melayani. Orang-orang seperti itulah yang paling bisa diandalkan dan dihormati dalam jemaat, serta juga oleh semua orang yang hidup dalam kebenaran firman Tuhan. Orang-orang rendah hati seperti inilah yang paling menghormati Allah, dan Allah akan menghormati mereka juga.
4. Setiap pelayan Kristus harus menjadi seperti Yesus Kristus. Setiap para pelayan Kristus harus mempertimbangkan, bahwa Anak Manusia (Tuhan Yesus) datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. Di sini Tuhan Yesus menempatkan diri-Nya kepada setiap pelayan-Nya sebagai contoh mengenai kerendahan hati dan menjadi berguna bagi orang lain.
Oleh sebab itu, setiap pelayan Tuhan harus mendahului orang lain dalam melayani dan menderita demi kebaikan jiwa-jiwa, seperti yang dilakukan Tuhan Yesus. Semakin dekat keterlibatan kita dan semakin besar manfaat yang kita petik dari kerendahan hati dan tindakan perendahan diri Kristus, semakin siap dan cermat kita dalam meniru-Nya.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung